6.169 Hotspot Terdeteksi di Kalbar, Kabut Asap Masih Menyelimuti
- 01 Sep 2026 10:15 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat (Kalbar) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring tingginya jumlah titik panas atau hotspot yang terpantau dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan prakiraan cuaca yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kalbar masih didominasi kekaburan udara akibat kabut asap.
Namun, pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian kecil wilayah Kabupaten Ketapang dan Sambas. “Untuk prakiraan cuaca hari ini, wilayah Kalimantan Barat masih didominasi adanya kekaburan udara akibat kabut asap. Namun pada siang hingga sore hari, kami perkirakan hujan dengan intensitas ringan di sebagian kecil wilayah Kabupaten Ketapang dan Sambas,” ujar Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Fitri, dalam Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Selasa, 1 September 2026.
Lanjut Fitri, dari sisi angin, secara umum angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 10 hingga 35 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 36 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar 40 hingga 95 persen.
BMKG mengingatkan kenaikan suhu udara dan rendahnya potensi hujan di sejumlah wilayah dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan. “Waspada kenaikan suhu udara dan kurangnya potensi hujan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Sementara itu, hasil pemantauan titik panas selama 24 jam terakhir menunjukkan angka yang cukup tinggi. BMKG Kalbar mendeteksi 6.169 titik panas yang tersebar di wilayah Kalbar. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdasarkan indeks potensi kemudahan terjadinya karhutla, Kalbar dalam satu minggu ke depan masih berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan karhutla, diimbau tidak melakukan pembakaran lahan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.
Informasi terbaru mengenai cuaca dan peringatan dini dapat dipantau melalui situs resmi BMKG Kalbar maupun kanal media sosial BMKG Kalbar.
Baca juga: Polres Mempawah Terima Bantuan Peralatan untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....