DLH Pontianak Pantau Kualitas Udara Secara Berkala

  • 30 Agt 2026 18:18 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak terus memantau kualitas udara secara berkala, menyusul kondisi udara yang dapat berubah dari waktu ke waktu.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak meminta masyarakat selalu memantau kondisi kualitas udara yang terus berubah. Langkah ini penting dilakukan, karena pemantauan ini menjadi bagian penting dalam menentukan langkah perlindungan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Bahkan data tersebut menjadi salah satu acuan untuk mengetahui perkembangan kualitas udara di Kota Pontianak.

“Masyarakat bisa melihat kualitas udara secara real-time melalui ISPU Net. Pemerintah juga terus menarik data secara berkala, sehingga perkembangan kualitas udara dari jam ke jam dapat kita pantau.”kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, Minggu, 30 Agustus 2026.

DLH mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan mengurangi kegiatan di luar jika tidak ada kepentingan mendesak, terutama ketika kualitas udara memburuk. Masyarakat juga disarankan memperbanyak konsumsi air hangat untuk menjaga kondisi tubuh.

Kabut asap menyelimuti sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak, Minggu (30/8/2026). Kondisi udara yang cukup pekat berpotensi mengganggu kesehatan, sehingga masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker (Foto : RRI/Harmanta)

Khusus orang tua, DLH meminta agar anak-anaknya tidak bermain di luar rumah saat kualitas udara sedang buruk. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat mengurangi paparan udara yang kurang sehat sekaligus menjaga kesehatan masyarakat di tengah perubahan kondisi udara.

Kepala DLH Kota Pontianak juga mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya berpatokan pada kondisi langit yang terlihat cerah atau berasap. Perubahan kualitas udara dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga informasi dari pemantauan menjadi penting sebelum masyarakat melakukan aktivitas di luar rumah.

Pemantauan kualitas udara juga dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat. Jika terjadi penurunan kualitas udara, langkah-langkah perlindungan dapat segera disampaikan kepada masyarakat sesuai kondisi yang terpantau.

DLH berharap kesadaran masyarakat untuk memantau kualitas udara terus meningkat, sehingga setiap keluarga dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan. Dengan langkah tersebut, risiko paparan udara yang kurang sehat dapat ditekan, terutama bagi anak-anak dan kelompok masyarakat yang rentan.

Baca juga: Pemkot Siapkan Air Bersih Gratis untuk Warga

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....