Polres Bengkayang Periksa Warga ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
- 30 Agt 2026 16:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Bengkayang - Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai dirasakan hingga ke masyarakat. Selain berupaya mengendalikan titik api, Polres Bengkayang juga memberikan perhatian terhadap warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, bersama jajaran turun langsung menemui warga yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kecamatan Bengkayang, pada Sabtu 29 Agustus 2026 sore.
Dua warga yang mendapat perhatian yakni Minarti, warga Jalan Swadaya, Kelurahan Bumi Emas, dan Alfatir, warga Jalan Bukit Taruna, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang.
Dalam kunjungan tersebut, personel Sidokkes Polres Bengkayang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kedua warga. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus memberikan penanganan dan obat-obatan sesuai kebutuhan.
Di sela pelayanan kesehatan, Kapolres Bengkayang juga menyerahkan paket sembako kepada warga. Bantuan tersebut menjadi dukungan bagi masyarakat yang tengah menghadapi dampak Karhutla.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan bahwa penanganan karhutla harus melihat dampak yang ditimbulkan secara menyeluruh, termasuk terhadap kesehatan masyarakat.
“Karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dari sisi kesehatan. Karena itu, kami tidak hanya fokus pada penanganan titik api, tetapi juga memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan pelayanan,” ujar Syahirul.
Syahirul mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi. Warga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan pernapasan.
Melalui pemeriksaan kesehatan dan pemberian bantuan tersebut, Polres Bengkayang terus berupaya memastikan penanganan Karhutla berjalan seiring dengan perlindungan masyarakat yang terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....