Gen Z Bawa Warna Baru dalam Gerakan Sosial PKBI Kalbar
- 27 Agt 2026 12:41 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Generasi Z dinilai memiliki peran penting dalam menghadirkan warna baru dalam gerakan sosial, termasuk melalui keterlibatan mereka di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Barat. Kreativitas, kemampuan memanfaatkan teknologi, serta cara berkomunikasi yang dekat dengan sesama anak muda menjadi kekuatan yang dapat dikembangkan dalam berbagai program.
Hal tersebut disampaikan Yana, Program Officer PKBI Kalimantan Barat, dalam program RONDA (Ruang Obrolan Pro 2). Sebagai bagian dari generasi milenial, Yana melihat terdapat perbedaan karakter dan cara kerja antara generasi milenial dan Gen Z dalam menjalankan berbagai kegiatan di PKBI.
Menurut Yana, perbedaan antargenerasi justru dapat menjadi kekuatan ketika dikelola melalui kolaborasi. Gen Z dinilai memiliki banyak gagasan kreatif dan terbiasa memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menemukan pendekatan baru dalam menjalankan program.
“Gen Z itu punya banyak bongkahan ide. Mereka kreatif, terbiasa dengan teknologi, dan cara komunikasinya ke sesama anak muda sangat hangat. Tugas kami dari generasi milenial adalah memfasilitasi dan memberi ruang agar ide-ide mereka bisa dieksekusi dengan baik,” ujar Yana, Kamis, 6 Agustus 2026.
Salah satu bentuk keterlibatan Gen Z di PKBI Kalimantan Barat dilakukan melalui program pendampingan inklusif bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sungai Raya. Keterlibatan sukarelawan muda memungkinkan pendampingan dilakukan melalui pendekatan yang lebih hangat dan komunikatif.
Kegiatan tersebut mencakup pendampingan psikologis, konseling sebaya, hingga pembinaan minat dan bakat. Kehadiran anak muda diharapkan dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih dekat sehingga program pendampingan tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga membangun rasa percaya dan empati.
Yana menyebut, salah satu hal menarik dalam bekerja bersama Gen Z adalah munculnya ide-ide spontan yang dapat memperkaya konsep kegiatan. Referensi yang mereka dapatkan dari media sosial maupun perkembangan teknologi turut memberikan perspektif baru dalam merancang program.
“Asyiknya kerja sama Gen Z itu idenya banyak dan serba spontan. Ketika kita kehabisan ide, mereka selalu punya pandangan baru dari media sosial atau teknologi yang membuat konsep program jadi lebih segar,” jelasnya.
Di tengah stereotipe yang kerap melekat pada Gen Z sebagai generasi yang serba instan atau moody, PKBI justru berupaya memberikan ruang bagi anak muda untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial. Keterlibatan tersebut dilakukan melalui peran sebagai sukarelawan, konselor sebaya, maupun edukator kesehatan reproduksi di sekolah.
Menurut Yana, pengalaman terlibat langsung di lapangan menjadi kesempatan bagi Gen Z untuk mengembangkan empati sekaligus mengubah gagasan yang muncul di ruang digital menjadi aksi nyata. Kolaborasi lintas generasi pun dinilai penting agar kreativitas dan energi anak muda dapat terus berkembang serta memberikan dampak bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....