Proctorship Intervensi Non Bedah digelar di RSUD Abdul Azis Singkawang
- 27 Agt 2026 10:58 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Singkawang – Layanan kardiovaskular di Kota Singkawang memasuki babak baru. Pemerintah Kota Singkawang bersama jejaring rumah sakit pengampu menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pengampuan Kardiovaskular sekaligus membuka Proctorship Intervensi Non Bedah (INB) perdana di RSUD Dr. Abdul Aziz Singkawang.
Kegiatan berlangsung di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Senin, 24 Agustus 202, dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, drg. Maya Marinda Montain, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, serta para direktur RSUD kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyebut penandatanganan PKS bukan sekadar seremoni administratif. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi komitmen bersama memperkuat layanan kardiovaskular melalui penguatan jejaring, transfer pengetahuan, peningkatan kompetensi SDM, dan pengembangan sistem rujukan.
“Ini merupakan komitmen bersama untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi,” katanya.
Ia menilai pelaksanaan Proctorship INB perdana di wilayah Kalimantan Barat menjadi langkah maju dalam meningkatkan kemampuan fasilitas kesehatan dan tenaga medis di daerah.
Dengan penguatan layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan kardiovaskular bermutu lebih dekat tanpa harus selalu dirujuk ke luar Kalimantan Barat.
“Pemerintah Kota Singkawang menyambut baik dan mendukung penuh penguatan jejaring pengampuan kardiovaskular ini,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada tindakan medis, tetapi berlanjut menjadi wadah pembelajaran, transfer pengalaman, pengembangan kompetensi, dan peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
“Harapannya pelayanan kesehatan semakin berkualitas, cepat, dekat, dan lebih aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya jajaran RSUD Dr. Abdul Aziz Singkawang, para dokter spesialis, serta tenaga kesehatan yang mendukung pengembangan layanan kardiovaskular di Kota Singkawang. (MC)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....