Disdikbud Kalbar Beri Sekolah Fleksibilitas Hadapi Kabut Asap
- 24 Agt 2026 12:58 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Dinas Pendidikan danKebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat (Kalbar) memberikan keleluasaan sekolah menyesuaikan pembelajaran daring atau luring sesuai kondisi kabut asap. Plt Kepala Disdikbud Kalbar, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan kebijakan tersebut tidak diberlakukan secara serentak, karena kondisi kualitas udara setiap daerah berbeda.
“Sekolah diberikan keleluasaan untuk melihat kondisi di wilayah masing-masing. Kalau memang kondisi udara tidak memungkinkan, pembelajaran daring bisa dilakukan,” ujarnya di Pontianak, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurutnya, pembelajaran tatap muka tetap menjadi pilihan utama karena interaksi langsung antara guru dan peserta didik dinilai lebih efektif. Namun, aspek kesehatan dan keselamatan tetap menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pola pembelajaran.

“Secara prinsip, pembelajaran luring tetap lebih efektif. Tetapi kalau kondisi udara memburuk, keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas,” katanya.
Kondisi kabut asap juga membuat sejumlah daerah mengubah kebijakan pembelajaran. Kabupaten Kayong Utara, khususnya Sukadana dan Simpang Hilir, sempat mengajukan pembelajaran luring, namun kembali meminta izin menerapkan sistem daring setelah asap semakin menebal.
“Kayong Utara sebelumnya mengajukan luring, tetapi karena kondisi asap berubah dan semakin pekat, mereka kembali mengajukan untuk daring,” ujar Faisal .
Selain Kayong Utara, Kabupaten Sintang dan Melawi juga telah mengajukan permohonan pembelajaran daring akibat kondisi kabut asap di wilayah masing-masing. Disdikbud Kalbar memastikan setiap pengajuan akan dipertimbangkan berdasarkan kondisi faktual di lapangan. Kebijakan fleksibel tersebut diharapkan menjaga proses belajar tetap berjalan tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan peserta didik.
“Jadi, tidak ada kebijakan yang mengikat semua daerah harus daring atau luring. Kita menyesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah,” katanya.
Baca juga: Update Kualitas Udara, ISPUnet: Pontianak Tidak Sehat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....