TNI AU Terbangkan 75 Pompa Air ke Kalbar, Siap Amankan KarhutlaRRI.CO.ID, Kubu Raya - Lan

  • 23 Agt 2026 14:05 WIB
  •  Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Lanud Supadio terus berupaya terus memperkuat kontribusi dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Sejalan dengan arahan pimpinan Angkatan Udara, TNI AU hadir dan mengambil peran nyata dalam mendukung penanganan karhutla melalui penguatan kemampuan Satgas Darat di lapangan.
Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memberikan dukungan 75 set pompa air yang dikirim langsung menggunakan pesawat TNI AU CN-295 (A-2903) dari Lanud Halim Perdanakusuma. Pesawat pengangkut tersebut mendarat dengan aman di Bandara Supadio, Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB.
Bantuan peralatan tersebut diterima langsung oleh Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono untuk selanjutnya didistribusikan kepada Satgas Darat sebagai perlengkapan pendukung dalam pelaksanaan penanggulangan karhutla di wilayah Kalimantan Barat.
Setiap unit pompa air memiliki dimensi 350 x 280 x 450 mm dan dilengkapi satu set selang lempar serta selang isap. Peralatan tersebut memiliki kemampuan untuk membantu membawa dan menyalurkan air menuju medan terjal maupun lokasi terpencil yang sulit atau tidak dapat dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.
Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono mengatakan dukungan dari Kementerian Pertahanan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi dalam memperkuat upaya penanggulangan karhutla di Kalimantan Barat.
“Peralatan ini akan kami distribusikan kepada Satgas Darat untuk memperkuat kemampuan penanganan karhutla di lapangan. Kami akan mengoptimalkannya dalam mendukung operasi secara cepat, efektif, dan terkoordinasi bersama seluruh instansi terkait,” ujar Marsma TNI Sidik Setiyono dalam keterangan rilisnya, Minggu, 23 Agustus 2026 siang.
Danlanud menuturkan, dukungan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI AU untuk terus hadir dan memberikan kontribusi dalam membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman karhutla yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, maupun aktivitas masyarakat.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....