Geo Mangrove B5 Jadi Inovasi Pemecah Ombak Sungai Kupah
- 19 Agt 2026 06:02 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya – Kelompok Pelestari Lingkungan Buih Muara Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, terus mengembangkan inovasi Geo Mangrove B5 sebagai pemecah ombak di kawasan pesisir Desa Sungai Kupah.
Ketua Kelompok Pelestari Lingkungan Buih Muara Sungai Kupah, Rudi Hartono atau Rudi Bacok, mengatakan pengembangan inovasi tersebut menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan dana untuk menyediakan ban bekas yang digunakan sebagai bahan pemecah ombak.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menghentikan upaya kelompoknya. Rudi bersama masyarakat terus melakukan uji coba secara bertahap, mulai dari konstruksi pemecah ombak sepanjang dua meter, tiga meter hingga lima meter.
“Awalnya memang terkendala dana untuk membeli ban bekas. Tapi kami terus melakukan uji coba sampai akhirnya mendapat dukungan dari berbagai pihak,” ujar Rudi, Selasa, 18 Agustus 2026.
Menurut Rudi, dukungan kemudian datang melalui berbagai diskusi bersama pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan pihak ketiga. Dukungan juga diberikan oleh SDA Balai I Kalimantan Barat berupa geobag dan ban bekas untuk mendukung pengembangan Geo Mangrove B5.
Rudi mengatakan keberadaan mangrove yang berkembang di pesisir Desa Sungai Kupah mulai memberikan dampak terhadap ekosistem. Sebelumnya, masyarakat sekitar kesulitan mendapatkan kepiting dan udang karena kondisi vegetasi yang belum berkembang.
Namun, seiring bertambahnya vegetasi mangrove, ekosistem kepiting dan udang mulai kembali muncul di kawasan tersebut.
Selain berdampak terhadap lingkungan, pengembangan mangrove juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Warga mulai mengolah mangrove menjadi berbagai produk UMKM, salah satunya sabun berbahan mangrove.
Produk tersebut bahkan telah dipasarkan hingga masuk ke pasar ritel. Kondisi ini menunjukkan pelestarian mangrove di Desa Sungai Kupah tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....