Polres Kubu Raya Intensifkan Pembasahan Lahan Gambut Dekat SMAN 4
- 17 Agt 2026 20:12 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Kubu Raya kembali melakukan pembasahan lahan gambut bekas kebakaran di sekitar SMAN 4 Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Minggu, 16 Agustus 2026.
Pembasahan dipimpin Danton KRYD Pleton I, AKP Supariyanto, dengan menyasar lahan sekitar satu hektare. Langkah cooling down dilakukan untuk memastikan bara yang masih tersimpan di bawah permukaan gambut benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.
“Lahan gambut memiliki karakter khusus karena bara bisa tetap bertahan di bawah permukaan meskipun api di atas sudah terlihat padam. Karena itu, pembasahan harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar AKP Supariyanto.
Dalam proses tersebut, personel mengerahkan sembilan rol selang dan mesin pompa Robin untuk menjangkau bagian lahan yang kering dan berpotensi menyimpan bara. Penyiraman dilakukan secara intensif hingga bagian gambut benar-benar basah.
"Api di permukaan memang telah padam, tetapi pendinginan harus terus dilakukan untuk mematikan bara bawah tanah. Jika dibiarkan, asapnya mengancam kesehatan warga, mengganggu anak-anak sekolah, hingga merusak penerbangan dan ekonomi daerah," ujarnya.
Aiptu Ade mengatakan lokasi kebakaran yang berdekatan dengan SMAN 4 Desa Limbung menjadi perhatian serius. Pembasahan dilakukan untuk mencegah asap kembali muncul dan mengganggu aktivitas belajar mengajar maupun kesehatan para pelajar.
“Jangan sampai asap kembali muncul dan masuk ke lingkungan sekolah. Anak-anak harus tetap bisa belajar dengan udara yang aman dan nyaman,” katanya.

Menurutnya, pengendalian kebakaran lahan juga berkaitan dengan keselamatan penerbangan karena kawasan Sungai Raya berada di sekitar Bandara Internasional Supadio. Asap tebal berpotensi mengurangi jarak pandang dan mengganggu aktivitas penerbangan.
“Ini bukan hanya soal lahan yang terbakar. Kalau asap menyebar, dampaknya bisa ke kesehatan, sekolah, penerbangan, bahkan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak awal,” ucap Ade.
Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca diprediksi terik dengan curah hujan yang minim. Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau masyarakat jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kalau melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan agar bisa ditangani sebelum meluas,” kata Ade.
Jajaran Bhabinkamtibmas juga disiagakan untuk memperkuat patroli dan edukasi di desa-desa. Polres Kubu Raya memastikan upaya pembasahan dan pemantauan terus dilakukan untuk mencegah munculnya kembali kebakaran serta menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman.
Baca juga: Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla Kubu Raya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....