Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla Kubu Raya

  • 16 Agt 2026 19:29 WIB
  •  Pontianak

RRI. CO.ID, Pontinak - Sebanyak 208 warga di Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, menerima bantuan air bersih. Bantuan ini sengaja diberikan di tengah kemarau dan dampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Bantuan tersebut disalurkan DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Ummat setelah warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebanyak 49 kepala keluarga menerima bantuan tersebut, terdiri atas 67 anak-anak dan 15 lansia. Kekeringan yang berlangsung sekitar dua bulan membuat kebutuhan air bersih semakin sulit dipenuhi.

Direktur Eksekutif Dompet Ummat, Nurhayati, mengatakan penyaluran dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait kesulitan mendapatkan air bersih.

“Ketika ada beberapa perwakilan masyarakat yang menyampaikan kebutuhan air bersih karena mengalami kekeringan, tentu ini menjadi perhatian bagi kami. Air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda,” ujar Nurhayati.

DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Ummat salurkan bantuan air bersi kepada 208 warga terdampak karhutla di Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, minggu, 16 Agustus 2026 (Foto : Dompet Ummat Kalbar).

Menurutnya, bantuan disalurkan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan sanitasi.

Kekeringan juga berdampak terhadap sanitasi warga. Masyarakat melaporkan sejumlah keluhan kesehatan, seperti sakit mata dan demam, serta kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk sanitasi dan buang air besar.

Warga Dusun Sidomulyo, Elipriyanto, mengapresiasi bantuan tersebut. Ia mengatakan warga antusias mengambil air, bahkan hingga malam hari.

“Kami berterima kasih kepada DMC Dompet Dhuafa dan Dompet Ummat yang sudah membantu menyediakan air bersih untuk warga. Bahkan sampai larut malam warga antusias mengambil air,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Sri Mawarni, mengatakan masyarakat telah mengalami kekeringan selama sekitar dua bulan. Sebagian warga bahkan mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah sekitar dua bulan mengalami kekeringan. Biasanya untuk minum kami menggunakan air hujan, tetapi kualitas air hujannya juga kurang baik. Kami hanya menantikan hujan,” tuturnya.

Nurhayati berharap bantuan air bersih dapat memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan dampak kekeringan di tengah ancaman karhutla di wilayah Kubu Raya.

“Kami berterima kasih kepada DMC Dompet Dhuafa, para donatur, dan masyarakat yang terus mempercayakan amanahnya kepada Dompet Ummat. Insyaallah, setiap kepedulian yang diberikan akan kami upayakan agar manfaatnya sampai kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....