BPS Catat Kemiskinan Kalbar Turun Menjadi 5,78 Persen

  • 15 Agt 2026 17:04 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Angka kemiskinan Kalimantan Barat menunjukkan tren positif, ditandai penurunan persentase dan jumlah penduduk miskin pada Maret 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Barat, persentase penduduk miskin turun 0,19 poin, dari 5,97 persen pada September 2025 menjadi 5,78 persen pada Maret 2026.

Kepala BPS Kalimantan Barat, Muh. Saichudin, mengatakan penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kondisi kemiskinan di Kalimantan Barat.

“Pada Maret 2026, persentase penduduk miskin Kalimantan Barat turun menjadi 5,78 persen atau berkurang 0,19 poin dibandingkan September 2025,” ujar Muh. Saichudin DI Pontianak, Jumat, 14 Agustus 2026.

Penurunan tersebut juga tercermin dari jumlah penduduk miskin yang berkurang sekitar 9,17 ribu orang dibandingkan periode September 2025.

Dari sisi wilayah, kondisi kemiskinan menunjukkan perbedaan antara perkotaan dan perdesaan. Persentase kemiskinan di perkotaan sedikit meningkat 0,03 poin menjadi 4,32 persen, sedangkan di perdesaan turun 0,33 poin menjadi 6,72 persen.

“Penurunan di wilayah perdesaan cukup memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan secara keseluruhan di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Sementara itu, Garis Kemiskinan Kalimantan Barat meningkat 3,59 persen, dari Rp652.220 menjadi Rp675.653 per kapita per bulan. Komponen makanan masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 75,15 persen, sedangkan komponen bukan makanan sebesar 24,85 persen.

Untuk komoditas makanan, beras dan rokok kretek menjadi penyumbang terbesar Garis Kemiskinan di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Di perdesaan, beras menyumbang 25,34 persen dan rokok kretek 13,34 persen, sementara di perkotaan masing-masing 18,82 persen dan 14,82 persen.

Pada kelompok bukan makanan, pengeluaran untuk perumahan dan bensin menjadi komponen yang memberikan kontribusi terbesar terhadap Garis Kemiskinan di kedua wilayah.

Muh. Saichudin mengatakan angka kemiskinan Kalimantan Barat juga menunjukkan posisi yang relatif baik secara nasional. Dengan angka 5,78 persen, Kalimantan Barat berada di peringkat ke-11 provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Indonesia.

“Angka kemiskinan Kalimantan Barat sebesar 5,78 persen masih berada cukup jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 8,07 persen,” pungkas Muh. Saichudin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....