Malaysia Bangun RS Kuching, Perkuat Pilihan Berobat Warga Indonesia
- 14 Agt 2026 17:29 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Malaysia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi medical tourism di Asia Tenggara dengan membangun rumah sakit swasta baru di Kuching, Sarawak. Fasilitas kesehatan tersebut ditargetkan menjadi pilihan layanan spesialis bagi masyarakat lokal maupun pasien internasional, termasuk dari Indonesia.
Grup layanan kesehatan regional HMI Medical resmi memulai pembangunan Regency Specialist Hospital Kuching dengan investasi tahap awal lebih dari RM400 juta. Rumah sakit swasta tersier berkapasitas 300 tempat tidur itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.
Pembangunan rumah sakit ditandai dengan peletakan batu pertama yang diresmikan Premier Sarawak, Datuk Patinggi Tan Sri Abang Johari Tun Openg. Rumah sakit ini akan menjadi fasilitas swasta pertama HMI Medical di Sarawak.
Berlokasi di kawasan Northbank, Kuching, Regency Specialist Hospital Kuching akan dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup pusat kanker, smart wards, ruang operasi berteknologi canggih, Intensive Care Unit (ICU), fasilitas diagnostik dan perawatan, serta layanan multidisiplin lainnya.
Rumah sakit tersebut dirancang sebagai SMART Tertiary Hospital yang mengintegrasikan teknologi medis canggih, sistem digital yang saling terhubung, serta alur kerja klinis cerdas. Konsep tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan kesehatan spesialis yang berpusat pada pasien dan memenuhi standar terakreditasi internasional.
“Pembangunan rumah sakit merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Sarawak yang dipengaruhi pertumbuhan ekonomi, populasi, konektivitas, dan investasi di wilayah ini,” kata CEO HMI Medical Group, Chin Wei Jia, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurutnya, meningkatnya kompleksitas kebutuhan kesehatan membutuhkan kapasitas layanan yang lebih besar dan kemampuan spesialis yang lebih kuat. Kehadiran Regency Specialist Hospital Kuching diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas dalam jangka panjang.
Investasi tersebut dilakukan ketika sektor medical tourism Sarawak terus tumbuh. Berdasarkan laporan publik, jumlah healthcare travellers yang datang ke Sarawak meningkat dari 64.393 orang pada 2023 menjadi 76.796 orang pada 2024, kemudian menembus lebih dari 104 ribu pasien pada 2025.
Kuching menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan tersebut. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap layanan kesehatan tersier dan spesialis di Sarawak.
Kehadiran Regency Specialist Hospital Kuching diharapkan memperluas pilihan layanan kesehatan bagi masyarakat setempat sekaligus pasien internasional yang datang ke Sarawak untuk memperoleh perawatan medis.
Untuk menjangkau pasien internasional, HMI Medical telah memiliki 12 representative offices di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi HMI Medical dalam memberikan akses informasi dan layanan bagi pasien Indonesia yang membutuhkan pengobatan di Malaysia.
Regency Specialist Hospital Kuching juga akan memanfaatkan pengalaman HMI Medical selama 28 tahun di sektor layanan kesehatan Malaysia, termasuk pengalaman Regency Specialist Hospital di Johor Bahru dan Mahkota Medical Centre di Melaka. Kedua rumah sakit tersebut merupakan Elite Member Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) dan berpengalaman melayani pasien lokal maupun internasional.
Pada tahap berikutnya, kapasitas rumah sakit akan ditambah bersama sejumlah pusat layanan unggulan sesuai perkembangan kebutuhan kesehatan masyarakat. Dengan investasi awal lebih dari RM400 juta dan kapasitas 300 tempat tidur, fasilitas tersebut diharapkan memperkuat layanan kesehatan Sarawak sekaligus mendukung ambisi Kuching dan Sarawak menjadi salah satu pusat medical tourism di Asia Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....