Kalbar Diprakirakan Hujan, 735 Hotspot Tetap Jadi Perhatian
- 14 Agt 2026 08:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprakirakan sejumlah wilayah di Kalimantan Barat berpotensi mengalami hujan ringan pada Jum'at, 14 Agustus 2026.
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Noventia, mengatakan pada pagi hingga siang hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Landak, Kubu Raya, dan Kapuas Hulu. Sementara pada siang hingga sore hari, potensi hujan ringan masih terdapat di sebagian wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dan Sintang.
Menjelang malam hingga dini hari, potensi hujan ringan diprakirakan meluas ke sebagian wilayah Kubu Raya dan Kapuas Hulu.
Lebih lanjut Noventia mengatakan, kondisi cuaca tersebut perlu diwaspadai karena hujan dapat bersifat sporadis dan tidak merata.
“Potensi hujan yang sifatnya sporadis dan tidak merata dapat disertai dengan petir maupun kilat dan angin kencang berdurasi singkat,” ujar Noventia dalam informasi cuaca yang disampaikan melalui Warta Berita Pagi, RRI Pro 1 Pontianak, Jum'at, 14 Agustus 2026.
Untuk kondisi angin, BMKG memperkirakan dominan bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 10 hingga 30 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 22 hingga 35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada kisaran 45 hingga 95 persen.
Selain potensi hujan, BMKG juga mengingatkan masyarakat terhadap kenaikan suhu udara di sejumlah wilayah yang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Noventia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi karhutla dan dampak kabut asap, terutama di wilayah yang kondisi lahannya mudah terbakar.
“Pada sebagian wilayah masih berpotensi terjadi kenaikan suhu udara yang dapat berdampak pada potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan serta dampaknya kabut asap,” katanya.
Berdasarkan pantauan BMKG, dalam 24 jam terakhir terdeteksi sebanyak 735 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Barat. Kondisi ini menjadi perhatian karena indeks potensi kebakaran hutan dan lahan hingga satu pekan ke depan masih berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara terbuka. Informasi cuaca dan perkembangan kondisi karhutla dapat dipantau melalui laman resmi BMKG Kalimantan Barat serta media sosial BMKG Kalbar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....