Hujan Berpotensi Turun, namun Kalbar masih Dikepung 1.676 Hotspot
- 13 Agt 2026 12:31 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Hujan ringan, hari ini masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada Kamis, 13 Agustus 2026. Namun, di tengah peluang hujan tersebut, BMKG Supadio Pontianak mencatat sebanyak 1.676 titik panas (hotspot) terdeteksi dalam 24 jam terakhir.
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Tika, mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Supadio Pontianak, hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi hingga siang hari di sebagian wilayah Kabupaten Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu.
Lanjut Tika, sementara pada siang hingga sore hari, hujan ringan diperkirakan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Ketapang. Potensi hujan ringan kembali muncul pada malam hingga dini hari di sebagian wilayah Sanggau, Kubu Raya, Mempawah, Sintang, dan Kapuas Hulu.
“Angin secara umum bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan berkisar 10 sampai 30 kilometer per jam, suhu udara berkisar antara 22 sampai 35 derajat Celsius, dan kelembapan udara berkisar antara 40 sampai 95 persen,” demikian laporan BMKG Supadio Pontianak, pada Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Kamis, 13 Agustus 2026.
Meski hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal ini karena kenaikan suhu udara dan berkurangnya potensi hujan dapat membuat kondisi lahan lebih mudah terbakar. “Pantauan titik panas ataupun hotspot di Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi adanya 1.676 titik panas di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Tika.
Selain jumlah hotspot yang cukup tinggi, indeks potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama periode 13 hingga 19 Agustus 2026 berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut dan kawasan rawan karhutla. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan cuaca dan potensi karhutla melalui kanal informasi resmi BMKG Kalbar. Informasi terkini dapat diakses melalui website BMKG Kalbar maupun media sosial resmi BMKG Kalbar.
Baca juga: Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, Ancaman Karhutla Tetap Tinggi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....