Pertamina Prioritaskan Pengiriman Pertalite ke Kapuas Hulu dan Sekadau
- 12 Agt 2026 11:41 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan memahami kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan BBM, khususnya Pertalite, di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dan Sekadau. Di tengah kondisi musim kemarau yang turut memengaruhi akses dan mobilisasi distribusi ke sejumlah wilayah, Pertamina melakukan percepatan sekaligus memprioritaskan pengiriman BBM agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa Pertamina terus melakukan pengaturan pola suplai secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi jalur, ketersediaan stok, serta kebutuhan masing-masing wilayah.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat di Kapuas Hulu dan Sekadau. Karena itu, Pertamina memprioritaskan dan mempercepat pengiriman Pertalite ke lembaga penyalur resmi dengan melakukan penyesuaian pola suplai agar distribusi dapat berjalan lebih optimal,” ujar Edi.
Untuk wilayah Kapuas Hulu, Pertamina melakukan penguatan pola suplai, termasuk menuju Putussibau yang sebelumnya memperoleh pasokan dari Fuel Terminal Sintang. Sebagai langkah percepatan, Pertamina melakukan penyesuaian melalui pola suplai Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE), dengan memperkuat pengiriman Pertalite ke Putussibau dari Integrated Terminal Pontianak. Sementara itu, suplai Pertalite menuju Sekadau juga dioptimalkan melalui Integrated Terminal Pontianak.
“Penyesuaian pola dan titik suplai ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk mempercepat mobilisasi BBM menuju wilayah yang membutuhkan. Kami terus memonitor pergerakan stok di setiap lembaga penyalur dan memprioritaskan pengiriman, terutama menuju wilayah dengan jarak distribusi yang lebih jauh,” jelas Edi.
Pertamina terus melakukan monitoring terhadap stok dan kebutuhan masing-masing SPBU sehingga volume serta pola pengiriman dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Koordinasi juga dilakukan secara intensif bersama pengelola SPBU, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi dan pelayanan kepada masyarakat.
Terkait antrean yang terjadi di sejumlah SPBU, Pertamina terus mengoptimalkan pelayanan bersama pengelola SPBU dan aparat terkait agar proses pengisian BBM berlangsung lebih tertib serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas.
Pertamina menegaskan bahwa SPBU dan lembaga penyalur resmi merupakan titik penyaluran BBM kepada konsumen. Harga Pertalite yang terbentuk pada kios atau titik penjualan di luar lembaga penyalur resmi bukan merupakan harga jual yang ditetapkan Pertamina.
“Fokus kami adalah memastikan suplai ke lembaga penyalur resmi terus berjalan. Pertamina akan terus melakukan percepatan dan penyesuaian distribusi sesuai kebutuhan di lapangan agar masyarakat dapat memperoleh BBM melalui lembaga penyalur resmi,” tambah Edi.
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta melakukan pembelian melalui lembaga penyalur resmi Pertamina. Dukungan masyarakat melalui pembelian secara bijak turut membantu menjaga kelancaran pelayanan dan ketersediaan BBM bagi masyarakat lainnya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk maupun layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Customer Solutions 135 yang siap melayani selama 24 jam. Informasi terkini juga dapat diakses melalui kanal media sosial resmi @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....