Peringatan HAN 2026, Erlina Ingatkan Bahaya Ketergantungan HP
- 11 Agt 2026 17:22 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026
- Pemprov Kalbar
- Perkuat Peran Orang Tua
RRI.CO.ID, Pontianak - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran orang tua dalam pengasuhan serta perlindungan anak di tengah perkembangan teknologi digital. Bunda Forum Anak Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, mengatakan anak perlu mendapatkan ruang untuk menyampaikan pendapat dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan maupun keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka.
Menurutnya, pendekatan kepada anak tidak cukup hanya dengan memberikan arahan, tetapi juga harus dilakukan dengan membangun komunikasi dan menjadikan anak sebagai teman berdiskusi. “Anak-anak itu kita jadikan teman, jadi pendekatan lebih ke anak, mendengar apa yang anak sampaikan, bisa berdiskusi baik sama anak, mendengar langsung dan memperhatikan apa maunya anak,” ujar Erlina usai Pembukaan Peringatan HAN Kalbar Tahun 2026 di Aula Garuda dan Enggang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa, 11 Agustus 2026.
Erlina menilai pendekatan tersebut penting agar anak merasa disayangi, dilindungi, dan mendapatkan pengasuhan yang tepat. Dengan pola asuh yang terarah dan terukur, anak diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan cerdas. Bupati Mempawah itu juga menyoroti tantangan pengasuhan anak di era digital, khususnya penggunaan telepon pintar dan media sosial. Menurutnya, orang tua perlu mengawasi penggunaan gawai agar anak tidak mengalami ketergantungan.
“Masalah sekarang ini social media, HP. Anak-anak juga harus diperhatikan, apalagi anak-anak yang masih balita. Kadang-kadang suka menangis kalau HP-nya diambil,” ucapnya.
Erlina mengingatkan orang tua agar tidak membiasakan anak menggunakan telepon pintar dalam setiap aktivitas, termasuk saat makan. Penggunaan gawai, kata dia, perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Selain durasi penggunaan, orang tua juga diminta memperhatikan konten yang dikonsumsi anak. Sebab, perkembangan teknologi memiliki dampak positif sekaligus negatif terhadap tumbuh kembang anak.
“Orang tua harus waspada dan juga harus memperhatikan apa-apa yang dia lihat anak dan waktu anak pada saat dia memegang HP. Mungkin untuk keperluan sekolah, saya rasa juga harus dikasih waktu,”katanya.
Peringatan HAN 2026 di Kalimantan Barat yang merupakan kolaborasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Barat bersama Forum Anak Daerah (FAD), turut diisi dengan berbagai kegiatan kreativitas anak. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Dalam peringatan HAN 2026 ini juga dilaksanakan Launching Aplikasi Gerak Sayang Anak Kalimantan Barat (GESA) dan Penandatanganan Komitmen KALBAR BERLIAN. Erlina berharap penguatan pola asuh, perlindungan, serta pelibatan anak dapat menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Lukisan Anak Pontianak Warnai Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....