Kalbar Dikepung Titik Panas, BMKG Catat 4.041 Titik Panas
- 10 Agt 2026 08:46 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak mengingatkan masyarakat di Kalimantan Barat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring meningkatnya suhu udara dan rendahnya potensi curah hujan.
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Debi, mengatakan kondisi cuaca Kalimantan Barat pada Senin, 10 Agustus 2026, secara umum diprakirakan cerah berawan pada pagi hingga siang hari.
"Untuk pagi hingga siang hari kami perkirakan wilayah Kalimantan Barat merata cerah berawan. Kemudian untuk siang hingga sore harinya berawan, sedangkan malam hingga dini hari cerah berawan," ujar Debi, pada Warta Berita Pagi, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, angin diprakirakan bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan sekitar 10 hingga 30 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 10 hingga 35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar 40 hingga 95 persen.
BMKG mengingatkan, kenaikan suhu udara yang disertai rendahnya potensi curah hujan dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
"Perlu diwaspadai kenaikan suhu udara dan rendahnya potensi curah hujan di wilayah Kalimantan Barat yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Kewaspadaan semakin penting karena hasil pemantauan titik panas selama 24 jam terakhir menunjukkan adanya 4.041 titik panas yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat.
Selain itu, indeks kebakaran hutan dan lahan untuk satu minggu ke depan menempatkan Kalimantan Barat dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan karhutla, diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Informasi cuaca dan perkembangan kondisi karhutla dapat dipantau melalui laman resmi BMKG Kalimantan Barat maupun media sosial BMKG Kalbar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....