Prospek Pariwisata Kalbar Cerah, Penguatan Jejaring Global Jadi Tantangan

  • 07 Agt 2026 12:34 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Pariwisata Kalbar
  • Destinasi wisata Kalbar
  • Penguatan Jaringan Pasar Internasional

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Prospek sektor pariwisata dan perjalanan di Kalimantan Barat dinilai memiliki potensi yang besar. Namun, penguatan jaringan di pasar internasional masih menjadi tantangan yang perlu diatasi agar destinasi wisata daerah semakin dikenal di mancanegara.

Owner Mulia Tour and Travel, Wendyanto Surya mengatakan, Kalimantan Barat memiliki posisi yang strategis sebagai pintu gerbang internasional. Meski demikian, menurutnya jaringan promosi dan kerja sama internasional masih perlu diperkuat agar mampu menarik lebih banyak wisatawan asing.

"Prospek Kalimantan Barat memang sangat bagus. Cuma memang jaringannya yang menurut saya belum kuat di pasar internasional," ujarnya, usai Kegiatan Deklarasi Pembentukan dan Musyawarah Daerah DPD ASTINDO Kalimantan Barat, di Four Points by Sheraton Pontianak, Kamis, 6 Agustus 2026.

Wendy menjelaskan, pengalamannya melihat langsung jaringan yang dimiliki Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) di tingkat pusat menjadi salah satu alasan dirinya mendorong terbentuknya jejaring yang lebih luas bagi pelaku industri perjalanan di Kalimantan Barat.

"Saya melihat mereka punya jaringan dan kancah internasional yang begitu besar. Itu yang menjadi salah satu alasan saya melihat pentingnya kolaborasi melalui ASTINDO," katanya.

Wendy menambahkan, terbukanya rute internasional dari Pontianak menuju Malaysia dan Singapura menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata Kalimantan Barat ke pasar global. Menurutnya, Singapura sebagai salah satu negara transit terbesar di dunia dapat menjadi pintu masuk promosi destinasi wisata Kalbar.

Karena itu, pihaknya berharap dapat menjalin kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata di Singapura untuk memasarkan destinasi wisata Kalimantan Barat kepada wisatawan mancanegara.

"Kami berharap ada kolaborasi dari Singapura untuk memasukkan wisata Kalbar dalam jaringan promosi mereka. Kami sudah menyampaikan harapan itu dan meminta agar bisa berkolaborasi," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....