Puskesmas Paris II Catat Ratusan Kasus ISPA Dipicu Asap Karhutla

  • 05 Agt 2026 18:07 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – UPT Puskesmas Parit H. Husin II (Puskesmas Paris II) Pontianak mencatat peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rata-rata terdapat sekitar 20 kasus ISPA setiap hari atau mencapai sekitar 100 kasus dalam sebulan.

Kepala UPT Puskesmas Parit H. Husin II Pontianak, Mustika Corry Kurniawaty, S.Tr.Keb, mengatakan peningkatan kasus tersebut terjadi pada berbagai kelompok usia, mulai dari balita, lansia, orang dewasa hingga ibu hamil.

"Untuk kasus ISPA akibat dampak asap karhutla di Puskesmas Paris II memang ada sedikit peningkatan. Saat ini rata-rata terdapat sekitar 20 kasus ISPA per hari atau kurang lebih 100 kasus setiap bulan. Penderitanya bervariasi, mulai dari balita, lansia, orang dewasa hingga ibu hamil," ujar Mustika Corry Kurniawaty, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurutnya, ISPA merupakan infeksi pada saluran pernapasan atas maupun bawah yang mudah menular. Gejala yang paling sering dialami pasien antara lain batuk, pilek, demam hingga sesak napas, bergantung pada lokasi infeksi.

Menghadapi kondisi pancaroba yang diperparah kabut asap karhutla, Puskesmas Paris II terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan diimbau selalu menggunakan masker serta memperbanyak konsumsi air putih guna menjaga kelembapan saluran pernapasan.

"Kami juga mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke puskesmas apabila mulai merasakan gejala gangguan pernapasan. Selain itu, daya tahan tubuh harus dijaga dengan asupan gizi yang baik dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.

Puskesmas Paris II berharap langkah pencegahan tersebut dapat menekan risiko penularan ISPA, terutama pada kelompok rentan di tengah musim kemarau dan meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....