Sempat Tembus 1.322, Jumlah Hotspot di Kalbar Kembali Turun Jadi 884 Titik

  • 04 Agt 2026 14:57 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Jumlah hotspot di Kalimantan Barat (Kalbar) sempat tembus 1.322 titik pada tanggal 2 Agustus 2026, namun pada 3 Agustus 2026 kembali turun menjadi 884 titik. Penurunan sebaran hotspot di Kalbar ini dikarenakan sejumlah daerah sempat diguyur hujan meski dengan intensitas ringan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio tanggal 3 Agustus 2026 pukul 23.00 wib, sebaran jumlah hotspot di Kalbar sebanyak 884 titik di 13 kabupaten. Dari jumlah ini, terdapat 2 kabupaten memiliki jumlah hotspot terbanyak, Ketapang 275 titik dan Sanggau 242 titik.

Sementara untuk Kota Pontianak dan Singkawang dalam beberapa hari terakhir belum terdeteksi memiliki hotspot. Dari 884 hotspot di Kalbar, terdapat 143 hotspot dengan tingkat percayaan tinggi, sedang 711 titik dan ringan 30 titik.

Deteksi sebaran hotspot ini menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar (NOAA20, S-NPP, TERRA dan AQUA) yang memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan/lahan. Kemudian satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dibandingkan dengan sekitarnya.

Observasi ini dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit pada daerah yang tertutup awan atau blank zone hotspot di wilayah tersebut tidak dapat terdeteksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....