Lima Taruna Akpol Tanamkan Karakter Bela Negara di SRT 53 Pontianak

  • 04 Agt 2026 09:50 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Lima Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) mulai menjalankan pengabdian di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 53 Kota Pontianak melalui Kegiatan Taruna Bhakti Akademi Kepolisian angkatan 59 Tahun Anggaran 2026. Program ini tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran lapangan bagi calon perwira Polri, tetapi juga bertujuan membentuk karakter generasi muda melalui berbagai materi kepemimpinan, kedisiplinan, hingga wawasan kebangsaan.

Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari di aula UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja (PKPTK) Provinsi Kalimantan Barat mulai tanggal 3 hingga 7 Agustus 2026 bertujuan menanamkan karakter cinta Tanah air dan karakter bela negara.

Perwira pendamping Taruna Akpol Iptu Jarot Muchtar mengatakan, kegiatan Bhakti Taruna Akpol merupakan wadah bagi para calon perwira Polri untuk mengenal kehidupan masyarakat secara langsung sekaligus mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

"Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya belajar memahami dinamika sosial di tengah masyarakat, tetapi juga berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda sebagai bentuk pengabdian sejak masih menjalani pendidikan," kata Iptu Jarot Muchtar kepada RRI, Selasa, 4 Agustus 2026 pagi.

Jarot menuturkan, selama bertugas di Kota Pontianak, para Taruna Akpol akan memberikan pembinaan kepada siswa SRT 53 dengan materi yang berfokus pada pembentukan karakter. Pembelajaran meliputi etika dalam bersikap, berbicara, dan bertindak, pengembangan motivasi diri, kepemimpinan, disiplin, serta pembiasaan hidup rapi dan bertanggung jawab.

"Selain pembentukan karakter, para taruna juga berbagi ilmu, wawasan nusantara dan bela negara sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta Tanah Air serta memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai kebangsaan," ucap Jarot.

Iptu Jarot Muchtar, berharap rangkaian Bhakti Taruna Akademi Kepolisian di Kabupaten Kebumen dapat berlangsung lancar sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peserta didik maupun masyarakat.

"Para taruna diharapkan senantiasa menjaga nama baik institusi Polri dan Akademi Kepolisian dengan menjunjung tinggi disiplin, etika, dan tanggung jawab. Pengalaman ini akan menjadi bekal penting dalam membentuk perwira Polri yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat," ujar Iptu Jarot Muchtar, mengharapkan.

Brigadir Kepala Taruna (Brigkatar) Ibnu Hafidz Musa yang merupakan putra daerah Kalimantan Barat asal Kota Sambas, Kabupaten Sambas menambahkan, peserta didik akan dibekali berbagai berbagai keterampilan kepramukaan, mulai dari latihan baris-berbaris, tali-temali, navigasi darat menggunakan peta dan kompas, teknik pionering, bertahan hidup di alam, hingga pengetahuan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

"Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, seluruh materi dipadukan dengan permainan edukatif dan kegiatan ice breaking. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, serta jiwa kepemimpinan para siswa," ucap Musa, menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....