BMKG: Kalbar Sore dan besok pagi Didominasi Berawan, dan Terpantau 155 Titik Panas

  • 03 Agt 2026 18:06 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak melaporkan kondisi cuaca di Kalimantan Barat pada Senin sore, 3 Agustus 2026, yang secara umum terpantau berawan. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Wilayah yang mengalami hujan meliputi sebagian Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Sanggau, Sekadau, Kubu Raya, Kota Pontianak, serta Kabupaten Kapuas Hulu.

BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca pada Selasa, 4 Agustus 2026, masih didominasi berawan. Namun, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang terjadi secara tidak merata di sebagian wilayah Kalimantan Barat.

Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Debi, mengatakan meskipun cuaca secara umum berawan, potensi hujan lokal masih perlu diantisipasi oleh masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

"Untuk prakiraan cuaca Selasa, 4 Agustus 2026, wilayah Kalimantan Barat diperkirakan dominan berawan. Namun masih terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan yang terjadi secara tidak merata di sebagian wilayah Kalimantan Barat," ujar Debi, prakirawan BMKG Supadio Pontianak, dalam warta berita Korwil Nusantara 9 Kalbar, Senin, 03 Agustus 2026.

Selain memantau kondisi cuaca, BMKG juga mencatat perkembangan titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat. Hingga pukul 15.00 WIB, terdeteksi sebanyak 155 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah.

BMKG mengingatkan bahwa potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam sepekan ke depan masih cukup tinggi. Beberapa wilayah bahkan masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar sehingga masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan.

"Potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat dalam satu minggu ke depan menunjukkan beberapa wilayah berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maupun peringatan dini melalui laman resmi BMKG Kalimantan Barat serta media sosial resmi BMKG Kalbar agar dapat mengantisipasi potensi cuaca maupun risiko karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....