GPM Kayong Utara Upaya Tekan Inflasi Bantu Daya Beli Masyarakat

  • 02 Agt 2026 14:58 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kayong Utara — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, secara resmi membuka kembali pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Rakyat Kabupaten Kayong Utara, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan pasar murah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaga stabilitas harga serta menekan laju inflasi daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali melaksanakan Gerakan Pasar Murah sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkap Gubernur Ria Norsan.

Ria Norsan menjelaskan, dalam pelaksanaan GPM ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mendapat dukungan dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Kalbar.

“Bapak dan Ibu sekalian, paket sembako yang kita jual kepada masyarakat sebenarnya memiliki nilai sekitar Rp125.000 sesuai harga pasaran. Namun, dengan adanya subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sekitar Rp30.000-an serta dukungan CSR Bank Kalbar sebesar Rp40.000, maka masyarakat dapat memperoleh paket sembako tersebut hanya dengan harga Rp50.000,” jelasnya.

Gubernur berharap kegiatan operasi pasar yang diiringi dengan pasar murah dapat terus dilaksanakan secara rutin di berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Menurutnya, kedua langkah tersebut memiliki peran yang saling melengkapi. Operasi pasar berfungsi menjaga kestabilan harga di tingkat pedagang, sementara pasar murah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Kombinasi operasi pasar dan pasar murah ini diharapkan mampu menjaga kestabilan harga sekaligus membantu masyarakat menghadapi kondisi harga kebutuhan pokok,” pungkasnya. Ribuan masyarakat tampak antusias memadati lokasi pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) dan rela mengantre untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi. Masyarakat terlihat tertib menunggu giliran untuk menukarkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya.

Tingginya minat masyarakat membuat kuota paket sembako yang disediakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengalami penambahan. Semula, paket yang disiapkan sebanyak 1.000 paket, namun karena tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat, jumlah tersebut ditambah menjadi 1.200 paket.

Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, yang turut mendampingi kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Barat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Gubernur Ria Norsan terhadap masyarakat Kabupaten Kayong Utara.

Menurutnya, pelaksanaan pasar murah ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kayong Utara. Kegiatan seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam membantu menjaga daya beli di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian bersama,” ujar Romi Wijaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....