Kolaborasi Pemkab Kubu Raya dan Pemprov Kalbar Menangani Karhutla di Kec KMB
- 31 Jul 2026 20:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kuala Mandor B terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Sinergi lintas instansi ini menjadi langkah nyata dalam melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta meminimalkan dampak kebakaran selama musim kemarau.
Kolaborasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Provinsi Kalimantan Barat, BPBD Kabupaten Kubu Raya, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga relawan.
Seluruh pihak bekerja sama melakukan patroli terpadu, pemantauan titik rawan, sosialisasi kepada masyarakat, serta penanganan cepat apabila ditemukan titik api. Upaya ini sejalan dengan strategi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla.
Di Kecamatan Kuala Mandor B yang memiliki kawasan lahan gambut dan vegetasi yang rentan terbakar saat musim kemarau, langkah pencegahan menjadi prioritas utama.
Pemerintah terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan indikasi munculnya titik api. Pencegahan dinilai sebagai langkah paling efektif untuk menghindari meluasnya kebakaran yang dapat berdampak pada kesehatan, aktivitas ekonomi, dan kualitas lingkungan.
Camat Kuala Mandor B, Brian, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
"Keberhasilan menjaga wilayah dari kebakaran tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh masyarakat," kata Brian, Jumat, 31 Juli 2026.
Menurut Brian, melalui kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan Kecamatan Kuala Mandor B dapat tetap kondusif selama musim kemarau.
"Semangat gotong royong dan kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, sehingga lingkungan tetap lestari dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman serta nyaman," ujar Brian, menjelaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....