Singkawang-Sambas Kompak Dorong Pembangunan Perbatasan hingga Fungsi Bandara
- 30 Jul 2026 08:57 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang dan Pemerintah Kabupaten Sambas memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan melalui pertemuan silaturahmi yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang, Selasa, 28 Juli 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat itu juga menghasilkan komitmen bersama untuk mendorong percepatan pengembangan Bandara Singkawang sebagai penggerak ekonomi kawasan Singkawang-Bengkayang-Sambas (Singbebas).
Rombongan Pemerintah Kabupaten Sambas yang dipimpin Bupati Sambas Satono bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan jajaran disambut langsung Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie didampingi Wakil Wali Kota Muhammadin serta kepala perangkat daerah.
Mengawali pertemuan, Wali Kota Tjhai Chui Mie mengatakan hubungan Singkawang dan Sambas bukan sekadar bertetangga, tetapi juga memiliki ikatan sejarah yang kuat karena pernah berada dalam satu wilayah pemerintahan.
“Singkawang dan Sambas memiliki kesamaan histori karena dahulu pernah berada di bawah satu pemerintahan daerah. Silaturahmi ini rasanya seperti pertemuan kembali antara kakak dan adik,” kata Tjhai Chui Mie.
Selain mempererat hubungan antardaerah, kedua pemerintah juga membahas langkah bersama mempercepat pembangunan kawasan perbatasan agar menjadi etalase Indonesia di hadapan negara tetangga. Pembahasan turut menyoroti pengembangan Bandara Singkawang yang dinilai semakin strategis bagi mobilitas masyarakat di kawasan Singbebas.
Tjhai Chui Mie mengungkapkan data pergerakan penumpang menunjukkan salah satu pengguna terbesar Bandara Singkawang berasal dari Kabupaten Sambas. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa keberadaan bandara tidak hanya melayani Kota Singkawang, tetapi juga masyarakat di wilayah sekitarnya.
“Data yang kami miliki menunjukkan bahwa penumpang pesawat dari dan menuju Bandara Singkawang salah satunya didominasi oleh warga Kabupaten Sambas. Ini membuktikan keberadaan bandara sangat dibutuhkan masyarakat, tidak hanya untuk Singkawang tetapi juga daerah sekitar,” ujarnya.
Karena itu, Pemkot Singkawang terus mendorong pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembangunan apron Bandara Singkawang sehingga kapasitas pelayanan penerbangan dapat ditingkatkan.
“Kami akan terus mendorong pemerintah pusat agar pembangunan apron Bandara Singkawang segera direalisasikan. Dengan kapasitas apron yang lebih besar, pelayanan penerbangan akan semakin optimal dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan,” katanya.
Bupati Sambas Satono menyambut baik upaya tersebut. Ia menilai Bandara Singkawang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sambas karena memangkas waktu tempuh perjalanan, baik untuk kepentingan pemerintahan maupun masyarakat umum.
“Kehadiran Bandara Singkawang sangat membantu karena perjalanan menjadi jauh lebih efisien. Meskipun lokasinya berada di Singkawang, saya merasa bandara ini juga merupakan bagian dari Kabupaten Sambas karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat kami,” ujar Satono.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pembangunan apron bandara. Menurutnya, kapasitas bandara yang lebih besar akan memperlancar mobilitas sekaligus memudahkan kunjungan pemerintah pusat ke wilayah perbatasan sehingga kebutuhan pembangunan dapat dipahami secara lebih menyeluruh.
“Wilayah perbatasan harus menjadi yang terdepan, bukan menjadi daerah yang tertinggal. Wajah Indonesia di mata negara tetangga diawali dari bagaimana kondisi wilayah perbatasannya,” ujarnya. (Gun)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....