Tim Gabungan Perkuat Pendinginan Karhutla di Kubu Raya

  • 28 Jul 2026 15:14 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Tim Gabungan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) memasuki hari ke-13 operasi pemadaman di Kabupaten Kubu Raya pada Senin, 27 Juli 2026. Personel Polres Kubu Raya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), relawan, dan unsur terkait terus melakukan pendinginan pada lahan gambut yang masih menyimpan bara api.

Upaya pemadaman difokuskan di sejumlah titik rawan yang berada di sekitar permukiman warga, di antaranya kawasan SMA Negeri 4, Perumahan Fajar Asri 6, Sungai Raya Dalam Ujung, serta wilayah Kecamatan Rasau Jaya, Ambawang, dan Sungai Kakap. Tim menggunakan selang sepanjang ratusan meter untuk menyemprotkan air sekaligus membuat sekat agar api tidak meluas.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan strategi pendinginan dan penyekatan menjadi langkah utama menghentikan penyebaran api yang membakar lapisan gambut.

"Langkah pendinginan dan penyekatan ini kami lakukan secara intensif untuk memastikan sisa-sisa bara di dalam gambut benar-benar padam total. Tanpa penyekatan yang presisi, angin kencang bisa kembali memicu kobaran api baru yang mengancam permukiman serta fasilitas publik," ujarnya.

Selain melakukan pemadaman, Polres Kubu Raya mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan setiap kemunculan titik api maupun kepulan asap agar dapat segera ditangani sebelum meluas.

"Sinergi dengan warga adalah kunci pertahanan awal. Jika melihat atau menemukan titik api, masyarakat kami minta segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," kata Ade.

Polres Kubu Raya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kepolisian menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku pembakaran lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Meski harus menghadapi asap pekat, panas, dan medan gambut yang berat, tim gabungan tetap bertahan di lapangan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko meluasnya karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Kubu Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....