Tembus 1.083 Titik Panas, BMKG Kalbar Sampaikan Prakiraan Cuaca Senin, 27 Juli 2026

  • 27 Jul 2026 08:11 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak melaporkan prakiraan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat untuk Senin, 27 Juli 2026. Prakiraan cuaca berlaku mulai pukul 07.00 WIB yang secara umum didominasi cuaca cerah berawan dan hujan ringan. Sementara minimnya hujan dan tingginya jumlah titik panas di Kalimantan Barat dapat memicu potensi kebakaran hutan dan lahan selama sepekan ke depan yang perlu diwaspadai.

"Untuk pantauan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi adanya 1.083 titik panas di wilayah Kalimantan Barat. Untuk indeks kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dalam satu minggu ke depan umumnya wilayah Kalimantan Barat masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," ujar Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Reny pada Warta Berita Pagi Pro 1 RRI Pontianak.

BMKG memprakirakan hari ini angin secara umum bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 10-35 km/jam. Sementara suhu udara hari ini diprakirakan berkisar antara 22 hingga 34 derajat celcius, serta kelembaban udara berkisar antara 56-96%. Untuk peringatan dini, waspadai kenaikan suhu udara dan berkurangnya potensi hujan dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

"Dari pagi hingga siang kami prakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat dominan cerah berawan. Siang hingga sore berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan di sebagian wilayah Kabupaten/Kota di Bengkayang, Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Melawi. Kemudian malam hingga dini hari kami prakirakan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan di sebagian wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dan Sintang," kata Reny.

Untuk informasi ter-update masyarakat dapat menggunakan aplikasi Info BMKG, juga bisa memantau melalui website kalbar.bmkg.go.id atau melalui media sosial instagram terverifikasi @BMKG_Kalbar. Masyarakat juga dapat berkunjung ke Kantor BMKG terdekat guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....