BPBD Kalbar Maksimalkan Pemadaman Karhutla Dekat Bandara Supadio
- 22 Jul 2026 22:58 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- BPBD Kalbar
- Pemadaman di dua titik kawasan Kubu Raya
- Karhutla
RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat bersama tim gabungan masih melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Kabupaten Kubu Raya, Rabu, 22 Juli 2026.
Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan operasi pemadaman dilakukan dalam Satgas Karhutla dengan melibatkan BPBD Kubu Raya, TNI-Polri, Manggala Agni, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta relawan masyarakat. Daniel mengatakan, saat ini tim gabungan masih melakukan pemadaman di dua titik, yakni di Desa Limbung, sekitar SMA Negeri 4 Sungai Raya, serta di kawasan Rasau Jaya Tiga.
“Dua titik ini menjadi perhatian karena lokasinya berdekatan dengan bandara. Kami berupaya agar karhutla yang terjadi di dua titik ini tidak berdampak pada kegiatan Bandara Supadio Pontianak,” ujar Daniel.
Daniel menjelaskan, proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah keterbatasan sumber air karena parit-parit di sekitar lokasi kebakaran dalam kondisi kering. Selain itu, angin kencang juga menjadi tantangan bagi petugas. Tiupan angin membuat asap mengepul dan mengganggu jarak pandang petugas saat melakukan pemadaman.
“Dengan angin kencang, api di bawah gambut lebih mudah menyala kembali. Apalagi jika api berada di permukaan dan vegetasinya sudah kering. Kita berlomba dengan angin untuk memadamkan api,” katanya.
Untuk menjangkau area yang sulit diakses oleh tim darat, Satgas Udara juga dikerahkan untuk melakukan operasi water bombing, khususnya di wilayah yang jauh dari sumber air. Daniel menambahkan, hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kubu Raya sebelumnya belum memberikan dampak signifikan terhadap pemadaman karhutla. Hujan tersebut berintensitas ringan dan berlangsung dalam waktu singkat.
“Untuk membantu secara signifikan memadamkan api, hujan kemarin belum berpengaruh,” jelasnya.
Sementara itu, BPBD Kalbar memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menangani karhutla. Namun, kondisi kesehatan personel menjadi perhatian sebelum diturunkan ke lapangan.
“Kita pastikan tim yang turun dalam kondisi sehat supaya tidak menimbulkan persoalan di lapangan,” pungkas Daniel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....