Prajurit Kopasgat Syukuri Kepulangan usai Tugas di Perbatasan RI-PNG
- 11 Jul 2026 07:46 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Setelah hampir satu tahun bertugas menjaga perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (RI-PNG), prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dari Yonko 466 Supadio akhirnya kembali berkumpul bersama keluarga. Momen kepulangan itu menjadi rasa syukur terbesar setelah menjalani penugasan di wilayah dengan berbagai keterbatasan.
Salah seorang prajurit, Sertu Arianto, mengaku bahagia dapat kembali ke tanah air dan bertemu keluarga usai menyelesaikan tugas pengamanan perbatasan. Ia menyebut kebersamaan dengan keluarga menjadi momen yang paling dinantikan setelah meninggalkan mereka selama masa penugasan.
"Alhamdulillah selama hampir 17 bulan meninggalkan keluarga untuk penugasan di pegunungan, Alhamdulillah sudah kembali bersama, berkumpul bersama keluarga lagi. Mungkin momen yang terbaik adalah berkumpul bersama keluarga pada hari ini," ujarnya usai mengikuti Upacara Penyambutan Purna Tugas Satgas Korpasgat Pamtas RI-PNG BKO Kogabwilhan III Batalyon Parako 468 Pascat TA 2025 di Markas Utama Yonko 465 Kopasgat, kawasan Pangkalan TNI AU Supadio, Jumat, 10 Juli 2026.
Sertu Arianto mengungkapkan, tantangan terberat selama bertugas adalah kondisi wilayah penugasan yang berada di kawasan pegunungan dengan akses yang sangat terbatas. Menurutnya, keberadaan personel TNI tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga membantu masyarakat di sekitar wilayah penugasan.
"Kami berada di bandara dengan penuh kekurangan dan keterbatasan. Tidak ada akses yang mudah, sehingga kami menjadi jembatan untuk membantu masyarakat sekitar, khususnya di Papua Pegunungan," katanya.
Meski telah kembali ke keluarga, Arianto menyadari tugas sebagai prajurit belum berakhir. Ia menegaskan akan tetap siap menjalankan setiap penugasan yang diberikan selama masih mengemban amanah sebagai prajurit Korpasgat.
"Selama masih di baret jingga, tugas tetap menanti. Apa pun yang terjadi tetap melaksanakan tugas, kemudian pulang kembali untuk bertemu keluarga. Terima kasih, komando," ucapnya.
Kebahagiaan atas kepulangan Sertu Arianto juga dirasakan sang istri, Lisna Arianto. Setelah berbulan-bulan menanti, ia bersyukur suaminya dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat.
Lisna mengaku momen berkumpul kembali bersama keluarga menjadi kebahagiaan yang tak ternilai. Meski berat harus kembali berpisah apabila sang suami mendapat penugasan berikutnya, ia menegaskan akan tetap memberikan dukungan penuh sebagai istri prajurit TNI AU.
"Alhamdulillah saya sangat bahagia karena suami sudah kembali dengan selamat dan kami bisa berkumpul lagi sebagai keluarga. Sebagai istri anggota TNI AU, saya memahami bahwa tugas negara adalah amanah yang harus dijalankan. Jika nanti suami kembali mendapat perintah untuk mengamankan perbatasan atau penugasan lainnya, saya dan keluarga akan tetap mendukung serta terus mendoakan agar beliau selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas," ujar Lisna.
Baca juga: Panglima Korpasgat Sambut Satgas Pamtas RI-PNG usai Tugas Operasi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....