Update Cuaca Rabu, 1 Juli, BMKG: Hujan Ringan Masih Berpotensi Guyur Kalbar

  • 01 Jul 2026 07:45 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan sebagian wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Rabu, 1 Juli 2026. Masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa petir dan angin kencang yang dapat menyertai hujan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Supriyadi, mengatakan hujan ringan berpotensi terjadi sejak pagi hingga siang di Kabupaten Sintang, Sekadau, Melawi, dan Kapuas Hulu.

"Untuk kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari ini, kami memperkirakan terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Kabupaten Sintang, Sekadau, Melawi, dan Kapuas Hulu," ujar Supriadi, dalam siaran cuaca di Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Rabu, 1 Juli 2026.

Lanjutnya, memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan ringan diperkirakan meluas ke Kabupaten Sambas, Bengkayang, Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, Landak, dan Sanggau.

Sementara itu, pada malam hingga dini hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Melawi. Adapun Kabupaten Kapuas Hulu berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

BMKG juga memprakirakan angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 22 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 98 persen.

Supriadi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. "Karena potensi hujan hari ini cukup tinggi, masyarakat perlu mewaspadai hujan yang dapat disertai angin kencang serta petir," katanya.

Selain prakiraan cuaca, BMKG mencatat terdapat 11 titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat berdasarkan akumulasi pengamatan selama 24 jam terakhir.

BMKG juga mengingatkan bahwa pada periode 2 hingga 7 Juli 2026, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diperkirakan berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, seiring kecenderungan menurunnya potensi hujan dalam sepekan ke depan.

"Kondisi tersebut menjadi indikasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap meningkatkan kewaspadaan," tutur Supriadi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca maupun potensi kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga: Update Cuaca Senin, 29 Juni 2026, BMKG: Hujan Ringan hingga Sedang

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....