BI Perkuat Kedaulatan Rupiah lewat Lentera di Entikong

  • 28 Jun 2026 16:21 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Bank Indonesia (BI) menggelar Layanan Perbankan Nusantara (Lentera) Batas Negeri 2026 di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau mulai 23 hingga 25 Juni 2026. Program ini menjadi upaya menghadirkan layanan kebanksentralan secara menyeluruh di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Kepala Perwakilan BI Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, mengatakan wilayah perbatasan memiliki peran strategis sebagai beranda terdepan Indonesia sekaligus pusat aktivitas ekonomi lintas negara. Karena itu, BI terus memastikan ketersediaan Rupiah layak edar sekaligus memperkuat penggunaan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara di kawasan perbatasan.

Selain layanan kas, BI juga meningkatkan literasi masyarakat melalui program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, edukasi perlindungan konsumen, serta perluasan penggunaan QRIS, termasuk QRIS Cross Border. Hingga Juni 2026, Bank Indonesia Kalimantan Barat telah melaksanakan layanan kas keliling di 12 wilayah 3T dengan total penukaran uang mencapai Rp2,78 miliar.

Melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat, BI juga menjangkau lima pulau terluar di Kalimantan Barat dengan total layanan penukaran uang mencapai Rp15,6 miliar. Upaya literasi keuangan turut diperkuat melalui 74 kegiatan edukasi yang telah menjangkau lebih dari 22 ribu peserta sepanjang tahun 2026.

Dalam pelaksanaan Lentera Batas Negeri di Entikong, BI bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Sanggau, PLBN Entikong, perbankan, serta berbagai instansi vertikal. Kegiatan tersebut menghadirkan layanan penukaran uang, edukasi keuangan, Pasar Batas Nusantara, Gerakan Pangan Murah, hingga Sinergi Layanan Kas yang mengintegrasikan berbagai layanan publik.

Sebanyak 23 UMKM binaan Rumah BUMN Sanggau turut memasarkan produk unggulannya dalam Pasar Batas Nusantara dengan total penjualan mencapai Rp4,54 juta. Sementara itu, Gerakan Pangan Murah menyediakan seribu paket bahan pokok sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga dan pengendalian inflasi di kawasan perbatasan.

BI juga menghadirkan Rupiah Corner Perbatasan sebagai sarana edukasi interaktif mengenai keaslian Rupiah, sistem pembayaran digital, serta peran BI. Bagi pelaku usaha, kegiatan Business Matching UMKM membuka peluang kerja sama dengan calon pembeli, distributor, investor, hingga lembaga pembiayaan.

Doni Septadijaya berharap sinergi melalui Lentera Batas Negeri mampu memperkuat kedaulatan Rupiah, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, memperluas digitalisasi sistem pembayaran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan BI Siapkan Wirausaha Baru

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....