Guru di Landak Meninggal akibat Tersambar Petir

  • 19 Jun 2026 15:49 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Landak - Peristiwa tragis menimpa seorang guru Ferdinan Tolan (50) warga Dusun Batu Catur, Desa Sabaka, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, yang meninggal dunia diduga akibat tersambar petir, pada Kamis 18 Juni 2026.

‎‎Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama menyampaikan, berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban pergi untuk memperbaiki saluran air bersih meskipun kondisi cuaca sedang hujan disertai petir. Setelah selesai memperbaiki saluran air, korban diduga berhenti di sekitar pohon durian yang berada tidak jauh dari lokasi.

‎Karena korban tidak kunjung pulang, pihak keluarga menyuruh anak bungsunya untuk menyusul. Setibanya di lokasi, korban ditemukan dalam keadaan tergeletak dan tidak sadarkan diri di bawah pohon durian. Korban kemudian dibawa pulang ke rumah oleh keluarga.

‎‎Bidan yang melakukan pemeriksaan awal menyatakan korban telah meninggal dunia. Pada tubuh korban ditemukan luka yang diduga akibat sambaran petir, berupa bekas luka bakar pada bagian belakang kepala serta luka melepuh pada bagian belakang pinggang.

‎‎"Berdasarkan hasil pengecekan awal tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan visum maupun autopsi," kata Freddy, Jumat 19 Juni 2026.

‎‎Kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem, khususnya menghindari aktivitas di area terbuka maupun berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir guna mencegah kejadian serupa.

Baca juga: Pohon Tumbang di Jalan Adisucipto, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....