BMKG: Sepanjang Hari Ini, Kalbar Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang
- 16 Jun 2026 07:08 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang hari.
Pada pagi hingga siang hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sambas, Mempawah, Melawi, Kapuas Hulu, Kubu Raya, dan Kota Pontianak. Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sintang.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Kalimantan Barat. Adapun hujan sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu.
Pada malam hingga dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Bengkayang, Landak, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Tika, menyampaikan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat menyertai hujan.
"Meskipun hujan yang terjadi umumnya berintensitas ringan hingga sedang, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara singkat di beberapa wilayah," ujar prakirawan BMKG, Tika, dalam laporan prakiraan cuaca harian di Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Selasa Pagi, 16 Juni 2026.
BMKG mencatat angin secara umum bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 10–36 kilometer per jam. Sementara suhu udara berada pada rentang 23–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 58–98 persen.
Selain informasi cuaca, BMKG juga melaporkan adanya tujuh titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, kondisi tingkat kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dalam sepekan ke depan masih tergolong rendah hingga tidak mudah terbakar di sebagian besar wilayah.
"Selama periode 16 hingga 25 Juli 2026, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih berada pada kategori rendah hingga tidak mudah terbakar. Namun pemantauan dan kewaspadaan tetap perlu dilakukan terhadap potensi kebakaran lahan," lanjutnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru guna mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh perubahan kondisi atmosfer, terutama bagi pengguna transportasi darat, laut, maupun aktivitas di luar ruangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....