Kodim 1203/Ketapang Genjot Pembangunan Jembatan Garuda

  • 15 Jun 2026 13:42 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kodim 1203/Ketapang terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kemuning Biutak meski menghadapi kendala cuaca. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kemuning Biutak, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, hingga Rabu lalu telah mencapai progres fisik 56 persen. Proyek strategis berupa jembatan gantung dengan bentang 60 meter itu terus dikebut guna mendukung konektivitas masyarakat di wilayah pedalaman.

Dalam pelaksanaannya, Kodim 1203/Ketapang mendapat pendampingan langsung dari tenaga teknis Zeni Daerah Militer (Zidam) yang bertugas memastikan kualitas konstruksi, kelaikan fisik, dan keamanan struktur bangunan sesuai standar teknis yang ditetapkan.

Meski progres pembangunan menunjukkan perkembangan positif, tim di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan. Tingginya intensitas hujan menyebabkan akses jalan menuju lokasi proyek mengalami kerusakan parah sehingga kendaraan pengangkut material tidak dapat mencapai titik pembangunan.

Kodim 1203/Ketapang terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kemuning Biutak meski menghadapi kendala cuaca (Foto : Pendam XII/Tpr)

Kondisi tersebut memaksa personel TNI bersama warga setempat mengangkut material secara manual menggunakan sampan untuk menyeberangi sungai. Selain itu, keterlambatan pengiriman besi angkur dari distributor sempat menghambat jadwal pengecoran tapak kaki jembatan.

"Kami tidak mau proyek ini stagnan. Bersama tim teknis Zidam, kami langsung mengambil langkah strategis dan mitigasi cepat di lapangan," ujar Komandan Kodim 1203/Ketapang, Letkol Inf Zulkarnaen Galib di Ketapang, Senin, 15 Juni 2026.

Sebagai solusi, Kodim 1203/Ketapang menerapkan sistem kerja efisiensi sektoral dengan mengoptimalkan pekerjaan pada sektor lain yang tidak bergantung pada material yang terlambat datang. Langkah ini dilakukan agar proses pembangunan tetap berjalan efektif tanpa kehilangan waktu.

Di sisi lain, keterbatasan material di wilayah setempat juga diatasi dengan mendatangkan batu belah dan batu split dari Provinsi Kalimantan Tengah. Koordinasi dengan satuan atas terus diperkuat guna mempercepat distribusi logistik ke lokasi proyek.

Melalui sinergi lintas sektor dan kerja keras seluruh personel di lapangan, Kodim 1203/Ketapang optimistis pembangunan Jembatan Garuda dapat selesai tepat waktu. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi urat nadi baru yang memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Matan Hilir Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....