Pertamina Lakukan Investigasi Kejadian Kebakaran Mobil di SPBU Semparuk

  • 05 Jun 2026 10:48 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO. ID, Sambas – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bergerak cepat melakukan penanganan atas kejadian operasional yang melibatkan satu unit kendaraan di area pengisian BBM SPBU 64.794.06 Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Kamis (4/06/2026) malam.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa petugas SPBU segera melakukan penanganan awal sesuai prosedur keselamatan yang berlaku, dilanjutkan dengan koordinasi bersama tim Pemadam Kebakaran dan instansi terkait hingga situasi dapat ditangani dengan baik.

“Keselamatan masyarakat, pelanggan, dan pekerja menjadi prioritas utama. Petugas di lokasi bergerak cepat melakukan pengamanan area dan penanganan awal sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Edi.

Pertamina memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban luka telah mendapatkan penanganan medis dan kondisi di lokasi saat ini telah terkendali. Saat ini, Pertamina terus berkoordinasi dengan Kepolisian, Pemadam Kebakaran, dan pihak terkait lainnya untuk mendukung proses investigasi yang sedang berlangsung.

“Berdasarkan indikasi awal, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan yang sedang berada di area pengisian. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi berdasarkan hasil investigasi yang sedang berjalan,” lanjut Edi.

Selain mendukung proses investigasi, Pertamina juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas yang terdampak dan menyiapkan langkah pemulihan operasional sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Pertamina memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap dapat terpenuhi melalui SPBU terdekat, yakni SPBU 64.791.05 yang berjarak sekitar 8 kilometer dan SPBU 64.791.12 yang berjarak sekitar 12 kilometer dari lokasi SPBU Semparuk. Pertamina juga menyiapkan langkah pemulihan agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.

“Keselamatan menjadi prioritas utama Pertamina. Kami juga memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap terjaga selama proses penanganan berlangsung,” tutup Edi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....