BMKG, Update 4 Juni 2026: Kalbar Berawan dan Hujan Lokal
- 04 Jun 2026 20:57 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak mengimbau masyarakat Kalimantan Barat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam sepekan ke depan.
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Fitri, mengatakan berdasarkan pantauan cuaca pada Kamis, 4 Juni 2026, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat terpantau cerah berawan. Meski demikian, sejumlah daerah masih mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
“Untuk kondisi cuaca di Kalimantan Barat saat ini secara umum terpantau cerah berawan. Namun di beberapa wilayah masih terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujar Fitri dalam laporan cuaca yang disampaikan dalam Warta Berita Korwil Nusantara 9 Kalbar, di RRI Pro 1 Pontianak pada Kamis, 4 Juni 2026.
Ia menjelaskan, wilayah yang mengalami hujan meliputi sebagian Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, dan Ketapang.
Sementara itu, untuk prakiraan cuaca pada Jum'at 5 Juni 2026, BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Kalimantan Barat akan didominasi kondisi berawan. Namun, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang bersifat lokal.
“Wilayah Kalimantan Barat diprakirakan dominan berawan. Namun masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal dan tidak merata,” jelasnya.
Selain kondisi cuaca, BMKG juga mengingatkan masyarakat mengenai meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan analisis tingkat kemudahan terbakar, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat dalam satu minggu ke depan berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
“Potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan perlu diwaspadai karena dalam satu minggu ke depan wilayah Kalimantan Barat berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar,” kata Fitri.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di lahan perkebunan maupun pertanian, untuk tidak melakukan pembakaran terbuka yang dapat memicu kebakaran dan memperburuk kualitas udara.
Masyarakat juga dapat memperoleh informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG Kalimantan Barat maupun kanal media sosial resmi BMKG.
“Untuk informasi cuaca yang lebih terupdate, masyarakat dapat memantau melalui website BMKG Kalbar maupun media sosial resmi BMKG,”pungkas Fitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....