Seorang Lansia Diduga Tenggelam saat Mancing di Sungai Kapuas, Tayan Hilir
- 03 Jun 2026 13:59 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Sanggau - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pemancing yang diduga tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau pada Selasa, 2 Juni 2026. Korban diketahui bernama Hartono (81), warga Dusun Piasak, Desa Pedalaman, yang hingga kini masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai seorang warga yang belum kembali setelah pergi memancing di Sungai Kapuas.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, korban pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 08.30 WIB berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing menggunakan sampan di Sungai Kapuas, tepatnya di wilayah Desa Pedalaman yang berada di sekitar Jembatan Tayan," ujar Junetra pada Rabu, 3 Juni 2026.
Menurutnya, setelah beberapa waktu korban tidak kunjung kembali ke rumah, pihak keluarga bersama masyarakat setempat berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi korban biasa memancing.
"Pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan sehingga dilaporkan kepada petugas untuk dilakukan operasi pencarian dan pertolongan," katanya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak pada Selasa, 2 Juni 2026 memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian.
"Untuk mendukung operasi pencarian, kami memberangkatkan satu tim rescue menggunakan satu unit rescue car serta membawa satu unit rubber boat guna melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban," jelas Junetra.
Ia menambahkan, operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, aparat setempat, keluarga korban, serta masyarakat sekitar.
"Kami berharap proses pencarian dapat berjalan lancar dan korban segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu mengutamakan keselamatan dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai," tambahnya.
Operasi pencarian terus dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi korban terakhir diketahui berada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....