BMKG, Update 2 Juni 2026: Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Waspadai Karhutla
- 02 Jun 2026 08:24 WIB
- Pontianak
RRi.CO.ID, Pontianak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat akan mengalami hujan ringan pada siang hingga sore hari, Selasa, 02 Juni 2026. Informasi tersebut disampaikan dalam Warta Berita Pagi RRI Pri 1 Pontianak, pada pukul 06.00 WIB.
Prakirawan BMKG Kalbar, Debi, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari umumnya cerah berawan. Namun memasuki siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi hampir merata di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
"Untuk pagi hingga siang hari kami prakirakan wilayah Kalimantan Barat secara umum cerah berawan. Kemudian pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan yang hampir merata di sebagian wilayah Kalimantan Barat," ujar Debi dalam laporan prakiraan cuaca yang disiarkan melalui Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Selasa, 2 Juni 2026.
Sementara itu, pada malam hingga dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di beberapa daerah, terutama Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Sintang.
"Pada malam hingga dini hari, hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Sintang," katanya.
BMKG juga memprakirakan arah angin bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Suhu udara diperkirakan berada pada rentang 22 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 60 hingga 98 persen.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara lokal.
"Hujan yang terjadi dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat," ungkap Debi.
Selain cuaca, BMKG turut melaporkan adanya 29 titik panas yang terpantau di wilayah Kalimantan Barat dalam 24 jam terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena indeks kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk periode 2 hingga 8 Juni 2026 berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
"Untuk satu pekan ke depan, wilayah Kalimantan Barat masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Karena itu masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap menjaga lingkungan," jelasnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG Kalbar guna mengantisipasi dampak perubahan cuaca yang terjadi sewaktu-waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....