SD Muhammadiyah Kreasi Sukadana Resmi Dibangun di Kayong Utara

  • 31 Mei 2026 19:17 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kayong Utara - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mendukung penuh pembangunan Gedung SD Muhammadiyah Kreasi Sukadana. Prosesi peletakan batu pertama dilaksanakan di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan sektor pendidikan di daerah.

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, dan turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara Noor Habib, jajaran pengurus Muhammadiyah, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara, Noor Habib, menjelaskan, SD Muhammadiyah Kreasi Sukadana merupakan inisiasi Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menghadirkan pendidikan unggul dan berkemajuan.

“Sekolah ini dirancang dengan mengintegrasikan kurikulum nasional dan pendidikan karakter. Selain fokus pada akademik, siswa juga akan mendapatkan penguatan nilai keislaman, kemampuan bahasa, serta pengembangan potensi melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler,” kata Noor Habib, Sabtu, 30 Mei 2026.

Ia menambahkan, konsep “plus” yang diusung sekolah tersebut menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih komprehensif, dengan jadwal belajar mulai pukul 06.30 hingga 16.00 WIB. Sistem ini dirancang untuk menyeimbangkan aspek akademik, pembinaan karakter, serta tumbuh kembang siswa secara optimal.

Sementara itu, Sekda Kayong Utara Erwin Sudrajat menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan pendidikan, khususnya di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Di tengah kondisi keuangan daerah yang belum optimal, kontribusi ini sangat membantu dalam memperkuat sektor pendidikan,” ujarnya.

Erwin berharap kehadiran SD Muhammadiyah Kreasi Sukadana mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

"Sekolah ini nantinya juga akan dilengkapi berbagai program unggulan, seperti pembelajaran baca tulis Al-Qur’an (BTQ), penguatan bahasa Inggris dan bahasa Arab, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga dan seni bela diri," ucapnya.

Erwin menilai, meski menerapkan sistem pendidikan berbayar, pihak sekolah tetap membuka akses bagi masyarakat kurang mampu melalui skema subsidi silang yang didukung Lazismu, sehingga tetap inklusif dan dapat dijangkau berbagai kalangan.

"Program Manager KREASI Muhammadiyah Kayong Utara, Rezky Farnanda, menegaskan bahwa pembangunan sekolah ini merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi masa depan. Peletakan batu pertama ini bukan sekadar pembangunan gedung, tetapi langkah nyata membangun masa depan generasi Kayong Utara. Momentum Hardiknas mengingatkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....