Ustadz Sahrani Tekankan Makna Sosial Ibadah Kurban

  • 27 Mei 2026 15:56 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Khatib Salat Iduladha, Ustadz Sahrani mengajak masyarakat memaknai ibadah kurban tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan, tetapi juga sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah serta kepedulian sosial terhadap sesama. Hal tersebut disampaikan Ustadz Sahrani usai pelaksanaan Salat Iduladha di Kota Pontianak dengan mengurung tema ‘Qurban dalam Dimensi Religi, Filsafah, dan Sosial’, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurutnya, ibadah kurban memiliki tiga dimensi penting, yakni spiritual, sejarah, dan sosial. Kurban menjadi simbol totalitas penghambaan seorang hamba kepada Sang Khalik yang melahirkan kepatuhan dan pengorbanan.

Ia menjelaskan, nilai pengorbanan dalam Iduladha dapat dilihat dari perjalanan sejarah Nabi Ibrahim yang menunjukkan kepatuhan luar biasa kepada Allah, bahkan harus mempertaruhkan sesuatu yang sangat berharga demi menjalankan perintah-Nya. “Pengorbanan itu dapat dilakukan jika didasari keikhlasan, iman, dan kepatuhan,” ujarnya.

Selain itu, Ustadz Sahrani menekankan bahwa ibadah kurban juga mengandung makna berbagi kepada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan dan di bawah garis kemiskinan. Ia mengajak masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, menjadikan semangat berkurban sebagai bentuk kepedulian sosial yang dapat dilakukan kapan saja, tidak hanya saat Hari Raya Iduladha.

Menurutnya, membantu sesama dapat dilakukan melalui berbagai cara sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui harta, ilmu pengetahuan, tenaga, maupun doa.

Baca juga: Edi Kamtono Ajak Warga Maknai Iduladha dengan Ketakwaan dan Sosial

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....