Meriah, Penutupan PGD ke-40 Dipadati Pengunjung di Rumah Radakng
- 25 Mei 2026 15:35 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Penutupan PGD ke-40 Kalbar
- Pekan Gawai Dayak
- Kalbar
RRI.CO.ID, Pontianak – Antusiasme masyarakat tampak begitu luar biasa saat memadati Rumah Radakn Pontianak, pada malam Penutupan Pekan Gawai Dayak ke- XL (40) tahun 2026 Kalimantan Barat pada Minggu, 24 Mei 2026. Ribuan pengunjung begitu menikmati sesi demi sesi acara, mulai dari pentas seni budaya, Penobatan Bujang Dara Gawai 2026, penampilan pemenang Pop Singer lagu daerah, dan acara hiburan lainnya.
Pekan Gawai Dayak ke-40 ini menjadi momentum memperkuat persatuan serta melestarikan warisan budaya leluhur agar tidak punah ditelan zaman. Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak ke-40, Thomas Aleksander menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja keras panitia selama kegiatan berlangsung yang dimulai dari tanggal 14 Mei itu.
“Atas kerja keras dan jerih payah para panitia, kami ucapkan terima kasih,” ungkap Thomas.
Thomas juga mengapresiasi pengunjung yang hadir selama PGD berlangsung dengan menjaga ketertiban sangat luar biasa. Ia berharap ketertiban yang tercipta dapat terjaga, sehingga harmonisasi di Kalimantan Barat terus terjalin.
“Harapan saya, tetap kita Jaga ketertiban, tetap kita jaga harmonisasi di Kalimantan Barat yang sudah tenteram dan baik,” ujarnya.
Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Anthonius Rawing, mewakili Gubernur Kalbar, mengatakan PGD ke-40 dapat menjadi momen dalam upaya melestarikan budaya Dayak untuk diwariskan ke generasi-generasi berikutnya. Dengan besar kemungkinannya PGD ke-40 dapat masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), ia mengharapkan PGD ke depan dapat lebih meriah lagi.
“Untuk pelestarian budaya dan menjaga kerukunan antar suku di Kalimantan Barat ini harus bisa dilestarikan. Mungkin tahun depan kita bisa meriahkan lagi pelaksanaannya,” ujar Anthonius.
Salah satu pengunjung, Arby, mengaku begitu senang dapat menyempatkan diri untuk menyaksikan acara–acara selama PGD berlangsung. Ia menginginkan agar PGD bisa ditingkatkan lagi ke depan dari berbagai aspek.
"Ini ‘kan acara yang bersifat budaya ya, lebih bisa ditingkatkan lagi lah,” katanya.
Pada malam penutupan PGD ke-40 juga dimeriahkan dengan suguhan Tarian Bedansai yakni tradisional asal Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....