Kemenag Kalbar Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Halal UMKM
- 23 Mei 2026 22:08 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat Sosialisasi Program Wajib Halal Oktober (WHO) di ruang Op Room Kanwil Kemenag Kalbar, guna memperkuat koordinasi percepatan sertifikasi halal di Kalimantan Barat, Kamis, 21 Mei 2026.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah unsur terkait, di antaranya Katim Bina Paham Keagamaan dan JPH H. Suryadi, pengawas halal BPJPH, LP3H Halal Center Cendekia Muslim, LP3H IAIN Pontianak, serta LP3H Edukasi Wakaf Indonesia.
Dalam pertemuan itu, peserta membahas langkah strategis sosialisasi program Wajib Halal Oktober, penguatan pendampingan pelaku usaha, hingga peningkatan kolaborasi antar lembaga dalam mendukung implementasi regulasi jaminan produk halal.
Selain itu, rapat juga mematangkan rencana sosialisasi serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Juni 2026 di sejumlah pusat jajanan dan pasar di Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan edukasi langsung kepada pelaku UMKM dan masyarakat terkait pentingnya sertifikasi halal.
Kabid Urais Kanwil Kemenag Kalbar, Mi’rad, mengatakan program Wajib Halal Oktober merupakan amanah regulasi yang perlu didukung melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
“Program Wajib Halal Oktober bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bentuk perlindungan dan jaminan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk halal. Karena itu diperlukan sinergi seluruh stakeholder agar sosialisasi dan pendampingan berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung percepatan sertifikasi halal di daerah.
“Pemerintah melalui Kementerian Agama terus mendorong penguatan ekosistem halal. Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh lembaga pendamping halal dapat bergerak bersama, saling menguatkan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Muhajirin berharap sosialisasi Wajib Halal Oktober mampu menjangkau lebih banyak pelaku UMKM sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sertifikasi halal semakin meningkat.
Rapat berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari peserta guna mengoptimalkan pelaksanaan program halal di Kalimantan Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....