Kolaborasi Mentoring dan Supervisi Mahasiswa Program SAPA Kampus

  • 22 Mei 2026 15:15 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pontianak bersama Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan Badan POM melaksanakan kegiatan mentoring dan supervisi mahasiswa Program SAPA Kampus Berdampak Batch 8 Tahun 2026 pada Rabu–Kamis, 20–21 Mei 2026 di BBPOM Pontianak. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala BBPOM di Pontianak, Hariani, ini diikuti oleh tujuh mahasiswa dari Kalimantan Barat. Program tersebut bertujuan mencetak sumber daya manusia unggul di bidang keamanan pangan sekaligus mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Berdampak melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam pendampingan UMK pangan olahan.

Kepala BBPOM di Pontianak, Hariani menerangkan, dalam pelaksanaannya, mahasiswa didampingi mentor dari Badan POM serta BBPOM di Pontianak untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan keamanan pangan di UMK pangan olahan. Selain mendapatkan mentoring dan supervisi, juga dilakukan kunjungan ke sarana produksi guna memperluas wawasan, memberikan solusi atas permasalahan di sarana produksi sekaligus pengalaman praktik di lapangan.

“Melalui program ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi Fasilitator Keamanan Pangan yang kompeten dalam mendampingi pelaku UMK menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang baik,” terang Hariani.

Program SAPA Kampus Berdampak lanjut Hariani ,merupakan kolaborasi Badan POM dengan Kemendiktisaintek yang dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran setara 20 SKS di luar program studi. Program ini juga menjadi upaya Badan POM memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam mewujudkan keamanan pangan nasional.

“Nantinya, mahasiswa peserta program akan memperoleh sertifikasi kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Keamanan Pangan Badan POM sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga diharapkan mampu menjadi tenaga pendamping UMK pangan olahan yang profesional dan berdaya saing,” tutup Hariani.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....