Dibangun sejak 1996, Masjid Al Muhajirin Tetap Ramai Jemaah hingga Kini
- 22 Mei 2026 14:30 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Masjid Al Muhajirin yang berada di Jalan Perdana, Komplek Bali Agung 2, Pontianak Selatan, telah menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat sejak berdiri pada tahun 1996. Dibangun secara gotong royong oleh warga komplek yang mayoritas merupakan pendatang baru, masjid ini kini mampu menampung hingga ratusan jemaah, terutama saat salat Jum'at dan perayaan hari besar Islam salah satunya yang akan datang yakni Iduladha.
Ketua Umum Pengurus Masjid Al Muhajirin, H. Nanang Setia Budi, menjelaskan bahwa nama “Al Muhajirin” dipilih karena mayoritas warga yang tinggal di komplek tersebut merupakan penghuni baru saat kawasan mulai dibangun pada tahun 1994.
“Masjid ini kami bangun bersama-sama warga Kompleks Bali Agung 2, yang saat itu merupakan penghuni baru. Makanya kami beri nama Al Muhajirin, artinya pendatang baru,” ujarnya.
Menurutnya, lokasi pembangunan masjid diberikan pemerintah sebagai tempat ibadah untuk masyarakat sekitar yang mayoritas beragama Islam. Awalnya bangunan masjid berukuran kecil, namun seiring perkembangan kawasan dan meningkatnya jumlah jemaah, masjid terus diperluas dengan penambahan area teras atau pelataran di beberapa sisi bangunan.
“Setelah berjalan, jamaah khususnya shalat Jum'at tidak tertampung karena di wilayah ini banyak perkantoran, sekolah, dan pusat aktivitas masyarakat. Jadi, kami perlu memperbesar area masjid,” katanya.
Saat ini, Masjid Al Muhajirin mampu menampung hampir sekitar 500 jamaah termasuk area pelataran. Sementara untuk shalat lima waktu, jumlah jemaah berkisar hampir 100 orang.
Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Al Muhajirin juga aktif dalam berbagai kegiatan pembinaan umat. Menjelang Idul Adha tahun ini, panitia kurban telah menerima enam ekor sapi dan dua ekor kambing dari masyarakat.
“Alhamdulillah tahun ini kami sudah menerima enam sapi dan dua kambing. Mudah-mudahan masih ada tambahan lagi dari para pekurban,” kata H. Nanang.
Tak hanya itu, berbagai kegiatan rutin juga terus dijalankan, mulai dari majelis taklim ibu-ibu setiap Jumat sore, kajian majelis taklim, pengelolaan unit pengumpul zakat, hingga pembinaan anak-anak melalui TPA dan kegiatan remaja masjid.
“Kami ingin anak-anak dan remaja di lingkungan sini menjadi generasi yang soleh dan solehah. Karena itu pembinaan terus kami lakukan,” ucapnya.
Keberadaan Masjid Al Muhajirin kini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan warga Kompleks Bali Agung 2, tetapi juga pusat dakwah dan pembinaan umat yang terus berkembang di kawasan Pontianak Selatan.
Baca juga: Masjid Besar Islamiyah Pontianak, Saksi Sejarah Sejak 1937
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....