Harkitnas Momentum Perkuat Konektivitas dan Pendidikan Kalbar
- 21 Mei 2026 15:27 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Kalimantan Barat dimaknai sebagai semangat bangkit bersama membangun pendidikan, ekonomi, kesehatan masyarakat, serta konektivitas antardaerah yang semakin baik dan merata.
Pengamat Sosial Ekonomi Kemasyarakatan Kalbar, Andreas Acui Simenjaya, menilai semangat Kebangkitan Nasional harus diwujudkan melalui pembangunan yang mampu menyatukan seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Menurutnya, konektivitas menjadi satu di antara faktor penting untuk mempercepat pertumbuhan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Andreas mengatakan, saat ini sejumlah akses penghubung di Kota Pontianak masih menghadapi persoalan kepadatan lalu lintas, terutama di kawasan Jembatan Kapuas II. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kemacetan pada pagi dan sore hari, bahkan dinilai rawan kecelakaan bagi masyarakat yang beraktivitas maupun kendaraan dari arah pedalaman dan Tol Landak.
Ia berharap pemerintah daerah bersama anggota DPR RI dapat memperjuangkan duplikasi Jembatan Kapuas II untuk mengurai kepadatan arus kendaraan. Selain itu, pembangunan jalan layang di kawasan simpang jembatan juga dinilai penting guna memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi di Kalimantan Barat.
Tidak hanya itu, Andreas juga mendorong rencana pembangunan Jembatan Kapuas III yang menghubungkan Sungai Rengas dan Jungkat. Menurutnya, keberadaan jembatan baru akan semakin memudahkan akses Kota Pontianak dengan daerah penyangga sehingga konektivitas antarwilayah menjadi lebih efektif dan efisien.
“Pada Hari Kebangkitan Nasional ke-118 mari kita tetap semangat dan maju bersama-sama,” ujarnya di Pontianak, Kamis, 21 Mei 2026.

Sementara itu, Praktisi Bidang Pendidikan Kalimantan Barat, Anastasia Hui Ngi, memaknai Kebangkitan Nasional sebagai sejarah penting persatuan bangsa melalui pendidikan. Ia menilai semangat kebersamaan dan persatuan yang lahir sejak masa kebangkitan harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Menurut Anastasia, pendidikan menjadi pondasi utama dalam membangun kebangkitan bangsa. Dengan pendidikan yang kuat dan merata, masyarakat akan memiliki kemampuan untuk berkembang, beradaptasi, serta bersama-sama memajukan Kalimantan Barat di berbagai sektor pembangunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....