Bawaslu dan KNPI Kubu Raya Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemuda
- 12 Mei 2026 14:37 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Bawaslu Kabupaten Kubu Raya melaksanakan audiensi dan konsolidasi demokrasi bersama KNPI Kabupaten Kubu Raya, Selasa, 12 Mei 2026. Audiensi ini merupakan upaya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk memperkuat konsolidasi demokrasi dan pengawasan partisipatif.
Anggota Bawaslu Kubu Raya, Gustiar, menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun konsolidasi demokrasi bersama organisasi kepemudaan di Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, KNPI memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan di Kabupaten Kubu Raya sehingga memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam proses demokrasi.
“KNPI adalah wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan di Kubu Raya. Peran KNPI sangat penting dalam menjaga dan memperkuat demokrasi, terutama dalam mendorong partisipasi pemuda pada pengawasan pemilu dan pemilihan,” ujar Gustiar.
Ia juga menyebutkan berdasarkan data pemilu 2024, sebanyak 52,6 persen pemilih merupakan kalangan pemuda. Hal tersebut menunjukkan generasi muda memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah demokrasi ke depan.
Karena itu, lanjut Gustiar, kolaborasi antara Bawaslu dan KNPI menjadi sangat penting untuk bersama-sama melakukan pengawasan partisipatif terhadap seluruh tahapan pemilu maupun pemilihan. “Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk KNPI, agar pengawasan demokrasi dapat berjalan maksimal,” katanya.
Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Kubu Raya, Derahman, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran jajaran Bawaslu Kabupaten Kubu Raya dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut KNPI sebagai wadah organisasi kepemudaan yang siap mendukung penguatan demokrasi dan pengawasan partisipatif di Kabupaten Kubu Raya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan merasa bangga atas kehadiran Bawaslu Kubu Raya. KNPI siap menjadi mitra strategis dalam membangun demokrasi yang sehat dan partisipatif,” ujar Derahman.
Ia juga menyambut baik rencana kolaborasi demokrasi antara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Bawaslu Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, saat ini Indonesia sedang menghadapi bonus demografi, di mana jumlah usia muda lebih banyak dibanding usia tua sehingga peran pemuda menjadi sangat menentukan bagi masa depan bangsa.
“Bonus demografi harus menjadi kekuatan dalam menjaga demokrasi. Pemuda harus menjadi bagian penting dalam pengawasan dan pendidikan politik di tengah masyarakat,” ucapnya.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, diharapkan sinergitas antara Bawaslu Kabupaten Kubu Raya dan KNPI Kabupaten Kubu Raya dapat terus terjalin guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas.
Baca juga: Bawaslu Kubu Raya Kunjungan Konsolidasi Demokrasi dengan Pemuda Muhammadiyah
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....