DPRD Kalbar Nilai Tambang Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

  • 12 Mei 2026 10:18 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) Heri Mustamin menilai Kalbar memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kekayaan alam Kalbar sejak dulu sudah menjanjikan, terutama di sektor pertambangan yang kini menjadi penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Heri mengatakan, kontribusi sektor pertambangan terhadap perekonomian Kalbar saat ini hampir mencapai 36 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor tambang masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Bahkan pertumbuhan ekonomi Kalbar sebesar 6,14 % di awal 2026 saat ini dinilai tidak terlepas dari dampak hilirisasi pertambangan yang mulai berkembang.

Meski demikian, ia menilai masih ada sektor lain yang belum menunjukkan perkembangan menggembirakan. Sektor pertanian dan perkebunan yang seharusnya dapat menjadi penopang ekonomi masyarakat belum mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi Kalbar.

“Kondisi tersebut dinilai masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah,” katanya di Pontianak, Senin 11 Mei 2026.

Ia menyebut selama ini kurangnya inovasi, komunikasi, dan koordinasi dalam pemerintahan menjadi salah satu faktor belum optimalnya pengelolaan potensi sumber daya alam di Kalbar. Padahal, menurutnya, banyak sektor pertambangan yang seharusnya sudah sejak lama mampu memberikan dampak lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Heri menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas tidak hanya dilihat dari tingginya angka pertumbuhan semata, namun juga harus mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Ia berharap pemerintah dapat memperkuat sinergi dan pengelolaan sektor strategis agar pertumbuhan ekonomi Kalbar benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Baca juga: Potensi Destinasi Ekowisata Hutan Lindung Bukit Luit dan Rentap Sintang

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....