Rico Tekankan Belajar dan Pilihan Menjadi Dewasa
- 02 Mei 2026 21:04 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Pengusaha Kalimantan Barat, Sugioto atau yang akrab disapa Rico, menekankan pentingnya sudut pandang dalam memaknai kedewasaan saat peluncuran dan bedah buku “Kita Belum Dewasa”.
Ia mengajak masyarakat untuk terus belajar dari siapa pun yang dianggap lebih maju sebagai bagian dari proses menjadi pribadi yang dewasa.
Dalam kesempatan itu, Rico menarik perhatian dengan mengenakan busana etnis Tionghoa. Ia menjelaskan pilihan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan sebagai simbol pesan yang ingin ia sampaikan terkait pentingnya menuntut ilmu.
“Saya dari tadi sudah banyak ditanya orang kenapa saya pakai baju ini, tidak pakai jas saja. Mengingat di dalam buku saya, hal terakhir yang saya sampaikan adalah anjuran menuntut ilmu sampai ke negeri Cina,” ujarnya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Rico mengaitkan pesan tersebut dengan konteks kekinian, di mana menurutnya Cina saat ini menjadi salah satu negara yang menunjukkan kemajuan pesat di berbagai bidang. Hal ini dinilai relevan sebagai rujukan dalam belajar dan mengembangkan diri.
Ia juga menegaskan bahwa belajar dari pihak yang lebih maju merupakan langkah penting untuk mencapai kesuksesan. “Kalau kita tidak mau belajar kepada orang yang hebat, bagaimana kita bisa menjadi orang yang hebat,” katanya.
Sebagai bagian dari refleksi, Rico menyoroti kondisi Indonesia yang kaya sumber daya alam namun dinilai belum mampu mengoptimalkan potensi tersebut secara maksimal. Menurutnya, hal ini menjadi tantangan yang harus dijawab dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran yang terbuka.
Ia pun mengingatkan bahwa ajaran untuk menuntut ilmu sejatinya merupakan bentuk kasih sayang Tuhan agar manusia terus berkembang. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu belajar dari negara atau pihak yang telah lebih dulu maju.
Menutup pesannya sebelum sesi bedah buku dimulai, Rico menegaskan bahwa kedewasaan bukan sekadar proses alami, melainkan keputusan yang harus diambil setiap individu. “Menjadi dewasa adalah pilihan,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....