Dorong Sinergitas Olahraga Prestasi Difabel, NPCI Kalbar Gelar Rapat Koordinasi

  • 18 Apr 2026 17:05 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • NPCI
  • Rakor

RRI.CO.ID, Pontianak - National Paralyimpic Committee Of Indonesia Kalimantan Barat (NPCI Kalbar), dengan mengundang disporapar se-Kalbar, dan bersama dengan ketua NPCI kabupaten/kota se-Kalbar, menggelar rapat koordinasi dengan tema “Bersinergi Membangun Organisasi untuk meningkatkan Prestasi”, Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini, sekaligus menyamakan persepsi tentang kedudukan NPCI sebagai Organisasi Pembina olahraga prestasi.

Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2022 Pasal 31 Ayat 5 yang berbunyi “Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Disabilitas dilaksanakan oleh komite paralimpiade Indonesia, organisai olahraga penyandang disabilitas, dan/atau Induk Organisasi Cabang Olahraga di Tingkat pusat dan daerah dengan menekankan peningkatan kemampuan manajerial melalui Pendidikan dan pelatihan secara berkelanjutan. Dalam Hal ini, landasan tertinggi yang mengatur tentang olahraga disabilitas adalah NPCI sebagai organisasi yang mendapatkan pengakuan khusus.

Dalam hal ini, NPCI baik tingkat pusat ataupun tingkat daerah memiliki Hak yang sama untuk mengembangkan olahraga prestasi dengan tanggung jawab maisng-masing. Dalam sambutan pembukaan Rakor, Ketua NPCI Kalbar Mustaat Saman menyampaikan bahwa sampai hari ini, atlet-atlet disabilitas Kalbar sudah menorehkan prestasi yang membanggakan untuk Kalbar.

"Pada Peparnas (Pekan Paralimpiade Nasional 2024 Kalimantan Barat, berada di Posisi Peringkat Ke-11 dengan 16 Emas. Sedangkan untuk event internasional, pada Asean Paragames Thailand 2025, Atlet Paralimpik Kalimantan Barat menyumbangkan 6 medali emas, 3 perak dan 7 perunggu, dari Kalimantan Barat untuk Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan pula, prestasi yang membanggakan itu, diraih oleh atlet dengan segala keterbatasan pelatihan di daerah. Di bagian lain, ketua NPCI, sangat menyayangkan bahwa masih ada beberapa dispora daerah kabupaten yang masih menyamakan bantuan keungan untuk NPCI sama dengan bantuan keuangan organisasi bukan penerima hibah tetap.

"Saya berharap, dengan rapat koordinasi ini, kita dapat menyamakan persepsi tentang kedudukan NPCI sebagai Pembina Olahraga Prestasi disabilitas, sesuai dengan Undang-undang nomer 8 Tahun 2016 tentang disabilitas, PP No. 16 dan 17 Tahun 2007 Terkait dengan pendanaan Keolahragaan, dan Permenpora No. 13 Tahun 2023 yang mengatur tentang fasilitasi dan dukungan kepada NPCI, saya pikir semua produk hukum tersebut dapat menguatkan Kembali Posisi NPCI sebagai penerima Hibah Tetap," katanya.

Dalam sambutan pembukaan Rakor Disporapar Kalbar, yang diwakili oleh Kabid Olahraga Eko Akbar Setiawan, mengapresiasi prestasi yang sudah diraih atlet NPCI Kalbar, dan mengimbau pengurus NPCI Kab/kota untuk berkoordinasi dengan dispora daerah masing-masing.

“Prestasi Atlet NPCI yang membanggakan juga harus terus digaungkan, sebagai contoh, masih banyak orang yang belum mengetahui bahwa ada atlet disabilitas asal Kabupaten Kubu Raya yang ikut dalam event paralimpic setara olimpiade, ajang bergengsi olahraga skala internasional, di paris tahun 2024," ujarnya.

Dalam rakor ini, atlet Angkat berat Asal kabupaten Sekadau feliska berharap agar pembinaan terhadap atlet di daerah dan di provinsi berjalan baik, dengan tujuan bersama. "Yaitu kemandirian dan pemberdayaan disabilitas, dan kami berharap, fasilitas training camp, dan fasilitas pendukung seperti rumah singgah mendapatkan perhatian dari pemerintah," ucapnya

Baca juga: NPCI Kalbar dan RRI Berkolaborasi untuk Kemandirian Disabilitas

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....