KNKT Telusuri Penyebab Jatuhnya Helikopter PK-CFX, Laporan Awal Terbit 30 Hari
- 17 Apr 2026 17:52 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengirim data perekam ke pihak manufaktur di Prancis untuk dianalisis lebih lanjut.
Investigator KNKT, Dian Saputra mengatakan, proses pembacaan data dilakukan bekerja sama dengan otoritas investigasi kecelakaan penerbangan di Prancis. Hal ini dilakukan guna memperoleh data faktual terkait penyebab kecelakaan.
"Data recorder yang ada akan kami kirimkan ke pihak manufaktur di Prancis. Kami bekerja sama dengan otoritas investigasi di sana untuk pembacaan data tersebut," ujar Dian, Jumat 17 April 2026.
Ia menjelaskan, KNKT akan mengeluarkan laporan awal atau preliminary report dalam waktu 30 hari sejak kejadian. Laporan tersebut akan memuat data faktual seperti kondisi cuaca hingga performa mesin saat penerbangan.
"Di situ nanti data-data faktual akan dituliskan di situ, mulai dari cuaca, hingga performance engine," katanya.
Sementara itu, laporan akhir atau final report diperkirakan akan dirilis dalam kurun waktu maksimal 12 bulan. Dalam laporan tersebut akan diungkap penyebab utama kecelakaan, faktor-faktor yang berkontribusi, serta rekomendasi keselamatan.
Dian juga mengungkapkan, helikopter jenis tersebut tidak dilengkapi black box seperti pesawat komersial besar yang memiliki Flight Data Recorder (FDR) maupun Cockpit Voice Recorder (CVR).
Meski demikian, KNKT tetap berupaya mengumpulkan data melalui perangkat lain, seperti engine data recorder yang merekam performa mesin selama penerbangan.
"Jadi, tidak ada perekam percakapan di situ. Tapi, kita berupaya untuk mendapat informasi dari perekam yang lain. Diketahui ada engine data recorder yang merekam data performance engine di situ. Jadi kita bisa lihat nanti bagaimana posisi dari putaran sinyal, dan lain-lainnya," ucap Dian.
Selain itu, KNKT juga akan menelusuri kemungkinan adanya perangkat lain seperti kamera yang dapat membantu proses investigasi, jika ditemukan dalam kondisi baik.
Ia menegaskan, investigasi KNKT berfokus pada aspek keselamatan penerbangan. Hasil investigasi diharapkan dapat menjadi pembelajaran guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.
Proses investigasi ini turut melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta tim gabungan yang membantu proses evakuasi dan akses menuju lokasi kejadian yang sulit dijangkau.
Baca juga: Operasi SAR Kecelakaan Helikopter PK-CFX Resmi Ditutup
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....